SEMAJA-UFS Hadirkan Perjalanan Susuri Kekayaan Kuliner Daratan Indonesia

Jakarta -

Indonesia telah lama menjadi sumber kekayaan kuliner, yang dibentuk oleh tradisi lintas generasi, keberagaman budaya, serta kekayaan alam dari pulau, hutan, hingga lautnya. Berangkat dari warisan tersebut, restoran Indonesia modern salah satu lifestyle brand dari Ismaya Group SEMAJA melanjutkan perjalanan kulinernya melalui Treasures of the Archipelago.

Bekerja sama dengan Unilever Food Solution (UFS), Semaja menghadirkan Treasure of the Land-bab kedua dari rangkaian yang merayakan kedalaman dan keberagaman cita rasa Nusantara melalui interpretasi modern dari Executive Chef Semaja Chef Glenn Erari.

Melanjutkan Treasure of the Sea, yang mengeksplorasi hubungan erat Indonesia dengan laut serta tradisi kuliner yang dibentuk oleh masyarakat pesisir, Treasure of the Land kini mengarahkan perjalanannya ke daratan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bab terbaru ini menyusuri hutan, pegunungan, dan lanskap subur Nusantara, tempat api, asap, bahan-bahan lokal, serta teknik memasak yang diwariskan dari generasi ke generasi membentuk ragam tradisi kuliner yang khas.

Treasure of the Land menyoroti hubungan mendasar antara kuliner Indonesia dan kekayaan alam daratannya. Asap dan api menjadi elemen utama, berpadu dengan bahan-bahan seperti kluwek, jamur Pelawan, rempah khas Bali, gulai Padang, dan madu aren Indonesia.

Melalui proses memasak perlahan, pembakaran di atas arang, pengasapan aromatik, serta berbagai teknik tradisional lainnya, setiap hidangan menghadirkan lapisan cita rasa yang berakar dari lanskap dan tradisi tempat hidangan tersebut berasal.

adv(Foto: dok. SEMAJA)

Dipimpin oleh Chef Glenn, ia melanjutkan eksplorasinya terhadap identitas kuliner Indonesia melalui pendekatan yang modern, tanpa meninggalkan esensi tradisinya. Terinspirasi dari kekayaan bahan-bahan Nusantara dan teknik memasak dari berbagai daerah, Chef Glenn menghadirkan Tomahawk Rimba Nusantara, Sizzling Tendon & Kikil, Rawon Iga & Sumsum, Half Bebek Betutu, dan Iga Bakar Madu-lima hidangan yang merayakan kedalaman cita rasa, kehangatan, dan karakter khas dari beragam lanskap Indonesia.

adv(Foto: dok. SEMAJA)

Tomahawk Rimba Nusantara terinspirasi dari kekayaan hutan Indonesia dan bahan-bahan khas yang tumbuh di dalamnya. Tomahawk dipanggang di atas arang dan disajikan dengan jus bercita rasa dalam dan earthy, yang dibuat dari jamur Pelawan liar yang tumbuh di bawah rimbunnya hutan Bangka, serta kluwek khas Indonesia.

Hidangan ini kemudian dilengkapi dengan butter serundeng asap dan sayuran, menghadirkan karakter Nusantara yang kuat dan alami.

Sizzling Tendon & Kikil memadukan dua tekstur yang akrab dalam kuliner Indonesia: tendon sapi dan kikil yang dimasak perlahan hingga lembut. Disajikan di atas hot plate dengan saus gulai Padang yang direduksi hingga menghasilkan cita rasa yang intens, hidangan ini diakhiri dengan asap aromatik dari rempah-rempah Indonesia, menghadirkan kehangatan, kedalaman rasa, dan karakter kuat dari tradisi kuliner Nusantara.

Rawon Iga & Sumsum menghadirkan interpretasi modern dari salah satu hidangan ikonis Jawa Timur melalui perpaduan tekstur dan cita rasa yang berlapis. Kuah kluwek yang kaya dipadukan dengan iga sapi yang dimasak perlahan selama dua belas jam dan sumsum tulang panggang, kemudian dilengkapi dengan tauge segar, sambal telur asin, aneka rempah aromatik, serta nasi melati hangat-sebuah penghormatan terhadap karakter khas dan cita rasa mendalam dari rawon tradisional.

Half Bebek Betutu merupakan penghormatan terhadap tradisi kuliner Bali, di mana kesabaran dan kekayaan rempah berpadu dalam setiap lapisan cita rasa. Bebek dimarinasi selama 24 jam dengan bumbu betutu tradisional, dibungkus daun pisang, lalu dimasak perlahan hingga sangat empuk sebelum diakhiri dengan proses pembakaran di atas arang dan asap harum dari rempah-rempah khas Bali.

Iga Bakar Madu mengangkat kehangatan dan keakraban hidangan iga bakar Indonesia melalui proses memasak perlahan dan manisnya madu aren lokal. Iga sapi dimasak perlahan selama dua belas jam, dilapisi madu aren Indonesia, lalu dikaramelisasi di atas arang. Hidangan ini disajikan bersama acar racikan Semaja, sambal, dan nasi melati hangat.

Treasures of the Land akan menjadi sorotan utama sepanjang September, siap menemani berbagai momen, mulai dari jamuan makan bisnis hingga perayaan privat yang lebih intim.

Sepanjang bulan September, Treasures of the Land hadir sebagai sajian unggulan Semaja, siap menemani makan malam bisnis, perayaan, ataupun momen-momen spesial Anda lainnya.

SEMAJA Restaurant Menteng

Jl. Gereja Theresia No. 41, Menteng - Jakarta

Telepon: +62 811-272-723

Reservasi: +62 811-272-723

Instagram: @semaja_id.

(adv/adv)