Selaraskan kurikulum, Unpatti Ambon gandeng FK Unhas perkuat pendidikan dokter spesialis - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk memperkuat mutu pendidikan dokter spesialis melalui penyelarasan kurikulum dan pembelajaran klinik.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dominggus Malle di Ambon, Selasa mengatakan kolaborasi dengan FK Unhas menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh persiapan pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Unpatti, berjalan sesuai standar sebelum semester akademik baru dimulai.
“Terhitung tanggal 1 September 2026, Unpatti akan segera memulai kegiatan akademik. Oleh karena itu, kesiapan maupun persiapan dari penyelenggara program studi harus sudah tuntas sebelum kegiatan perkuliahan dilakukan,” kata Dominggus, usai membuka Lokakarya Kurikulum dan Proses Perkuliahan Semester I bagi Pembimbing Klinik PPDS di Ambon.
Ia menekankan, kesiapan penyelenggara PPDS tidak hanya menyangkut aspek administrasi akademik, tetapi juga sistem pembelajaran klinik yang menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi dokter spesialis.
Menurut Dominggus, penyelarasan antara pembelajaran akademik dan praktik klinik perlu dilakukan agar proses pendidikan yang berlangsung di rumah sakit pendidikan maupun rumah sakit jejaring memiliki standar yang jelas dan terukur.
Lokakarya tersebut membahas penguatan kurikulum Semester I untuk tiga program studi spesialis, yakni Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Bedah, serta Ilmu Penyakit Dalam.
Dominggus mengatakan pembimbing klinik memiliki posisi strategis karena tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga supervisor, evaluator, sekaligus teladan bagi dokter yang menjalani pendidikan spesialis.
“Karena itu, mekanisme supervisi, pemberian umpan balik, dan penilaian harus dilakukan secara objektif sehingga perkembangan kompetensi peserta didik dapat terukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan FK Unhas dalam lokakarya tersebut memberikan kesempatan bagi FK Unpatti untuk mempelajari pengalaman pengelolaan PPDS, terutama dalam penerapan kurikulum, tata kelola supervisi klinik, dan sistem penjaminan mutu.
Sekitar 50 peserta mengikuti lokakarya yang terdiri atas pimpinan FK Unpatti, ketua bagian, dosen, serta tim penjaminan mutu. Pembahasan diarahkan pada penyusunan alur supervisi klinik, mekanisme pemberian umpan balik konstruktif, serta penggunaan instrumen penilaian seperti logbook dan portofolio.
Dominggus menambahkan, hasil lokakarya diharapkan tidak berhenti pada penyamaan persepsi, tetapi diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang dapat diterapkan dalam proses pendidikan PPDS Unpatti.
Dengan sistem pembelajaran yang lebih terstruktur, mekanisme supervisi yang jelas, dan penilaian yang objektif, Unpatti menargetkan proses pendidikan dokter spesialis mampu menghasilkan lulusan yang memenuhi standar kompetensi sekaligus mendukung kebutuhan tenaga dokter spesialis di Maluku.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Unpatti gandeng FK Unhas perkuat pendidikan dokter spesialis
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.