Selamat, Tokyo-Bali Jadi Destinasi Paling Favorit se-Asia!
Tokyo -
Pesona ibu kota Jepang memang tiada dua. Selain Jepang, Indonesia juga harus bangga karena jadi tempat liburan nyaman untuk turis!
Tempat liburan yang dikunjungi berulang kali umumnya disebut destinasi rumah kedua, artinya turis datang ke sini berulang kali. Jika dilihat dari sudut pandang industri pariwisata, destinasi ini umumnya menawarkan kenyamanan dan keamanan.
Pada paruh pertama tahun ini, Agoda merilis data pemesanan untuk kota yang dikunjungi berulang kali. Dilaporkan VN Express pada Sabtu, pemenangnya adalah Tokyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tokyo terkenal dengan jalanan yang bersih, tingkat kejahatan rendah serta budaya yang menarik. Data resmi Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat total 21,1 juta wisatawan mancanegara masuk ke Jepang sepanjang paruh pertama tahun 2026. Angka ini mengalami sedikit penurunan sebesar 2% dibanding rekor tahun sebelumnya akibat anjloknya pasar turis asal China.
Berdasarkan riwayat data statistik itu, Tokyo konsisten memegang visit rate tertinggi di antara semua prefektur, di mana sekitar 51,5% dari total seluruh turis asing yang ke Jepang pasti mengunjungi Tokyo.
Sementara itu, target Negeri Sakura adalah 60 juta wisatawan asing pada tahun 2030, naik dari 42 juta pada tahun 2025.
Peringkat kedua adalah Bangkok di Thailand. Hingga akhir Juni atau awal Juli 2026, Thailand secara keseluruhan telah berhasil mendatangkan 16,21 juta wisatawan mancanegara. Angka ini tercatat mengalami sedikit penurunan, sekitar 3,11%, dibanding pertengahan tahun sebelumnya akibat imbas naiknya tiket pesawat global dan ketegangan geopolitik.
Berdasarkan tren data historis Otoritas Pariwisata Thailand (TAT), sekitar 50% hingga 60% dari total seluruh wisman yang masuk ke negara tersebut menjadikan Bangkok sebagai gerbang masuk utama atau destinasi tinggal mereka.
Indonesia harus puas di posisi ketiga dengan Bali sebagai favoritnya, diikuti oleh Seoul dan Osaka.
Data resmi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menunjukkan performa pariwisata Bali pada paruh pertama tahun ini cenderung sangat stabil, meskipun dinamika pasar global terus bergeser. Hingga pertengahan tahun (Januari-Juni) 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara secara langsung ke Bali mencapai 3,2 juta orang.
Australia masih kokoh memimpin sebagai penyumbang turis terbesar ke Bali dengan kontribusi mencapai 802.837 kunjungan selama semester pertama. Di posisi berikutnya, pasar internasional Bali secara masif didominasi oleh turis asal India dan China.
(bnl/wsw)