Sebanyak 25 penerbangan di Supadio terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau - ANTARA News Kalimantan Barat

Pontianak (ANTARA) - Sebanyak 25 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin.

“Untuk penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, kemarin ada sekitar 24 penerbangan, baik berangkat maupun datang ke Jakarta. Nah, untuk hari ini ada 25 penerbangan yang terdampak, baik berangkat maupun datang,” kata Branch Communication and CSR Departement Head Bandara Internasional Supadio M. Joko Wahyudi di Kubu Raya, Senin.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 24 penerbangan terdampak, baik penerbangan keberangkatan maupun kedatangan dari dan menuju Jakarta.

Joko mengatakan kondisi tersebut masih terus dievaluasi dengan menunggu perkembangan informasi dari kantor pusat, sehingga belum dapat memastikan sampai kapan dampak erupsi terhadap penerbangan akan berlangsung.

Untuk penerbangan yang mengalami pembatalan karena dampak erupsi, maskapai telah menginformasikan kepada penumpang mengenai mekanisme pengembalian dana atau refund melalui layanan check-in di bandara.

"Untuk pesawat yang cancel, melakukan refund di konter check-in di bandara," katanya.

Dampak erupsi tersebut sejauh ini terjadi pada penerbangan rute Jakarta maupun sebaliknya dari Jakarta menuju Pontianak, sedangkan pada hari yang sama empat penerbangan juga terdampak kondisi kabut asap, terdiri atas dua keberangkatan dan dua kedatangan.

Berdasarkan data yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jarak pandang atau visibility di sekitar bandara sempat berada pada 500 meter dan terakhir tercatat sekitar 1.200 meter, sehingga potensi keterlambatan penerbangan masih fluktuatif, terutama pada pagi dan sore hari.

“Untuk delay biasanya pagi sama sore hari, fluktuatif. Tergantung dengan jarak pandang. Efektifnya tergantung kebijakan masing-masing maskapai,” ujarnya.

Sementara itu, Airport Quality and SMS Departement Head, Yakobus Thomry Toto mengatakan di tengah kondisi tersebut, Bandara Supadio menerapkan layanan pemulihan (service recovery) bagi penumpang terdampak dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan dan kepatuhan.

“Artinya, service recovery yang kami berikan pertama terkait dengan pemberitahuan informasi, karena dikondisi seperti ini tentunya pengguna jasa membutuhkan informasi yang lebih update. Kemudian juga menjawab keluhan pelanggan,” katanya.

Pihak bandara juga menyediakan bantuan berupa masker dan air minum sesuai kebutuhan penumpang serta berkoordinasi dengan maskapai, pihak kesehatan, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), dan BMKG untuk menangani dampak kondisi penerbangan.

Selain itu, Bandara Supadio menambah kursi di ruang tunggu dan personel pelayanan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan penumpang selama gangguan penerbangan berlangsung.

Terkait pengembalian dana tiket, pihak bandara mengatakan mekanisme tersebut menjadi kewenangan masing-masing maskapai, tetapi seluruh permintaan penumpang untuk melakukan refund telah diakomodasi oleh pihak maskapai.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.