Sabtu, BMKG: Cuaca mayoritas kota besar berawan hingga hujan ringan - ANTARA News Jambi

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Sabtu.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Sabtu, prakirawan Bintari menerangkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di Teluk Thailand hingga Laut Cina Selatan dan pesisir utara Papua Nugini hingga Samudra Pasifik utara Papua Nugini.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, sebagian besar kota besar diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan, sedangkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir diprakirakan terjadi di wilayah Padang.

Sementara itu, wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan meliputi Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Nabire, dan Jayawijaya.

Adapun kota besar yang diprakirakan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Pekanbaru, Jakarta, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayapura.

Sebelumnya pada Jumat (11/9), BMKG menyebutkan sejumlah perairan di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi diterjang gelombang setinggi empat meter akibat angin kencang dari 11 hingga 14 September 2026.

"Gelombang setinggi empat meter dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan perairan timur Kepulauan Nias," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Jumat.

Ia mengatakan belokan angin di daerah Sumatera bagian utara (Sumbagut) serta suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia Barat Sumatera dapat mendukung aktivitas terbentuknya awan konvektif di wilayah Sumbagut.

Pewarta: ???????Hana Dewi Kinarina Kaban
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.