Rekonsiliasi pemutakhiran data pegawai via MyASN perkuat manajemen talenta - ANTARA News Ambon, Maluku
Ternate (ANTARA) - Basis data yang valid dan akuntabel melalui portal Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg) Kementerian Hukum (Kemenkum), dan MyASN dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi ruang yang besar dalam akselerasi manajemen talenta.
Kakanwil Kemenkum Maluku Utara, Budi Argap Situngkir saat mengikuti Rekonsiliasi Pemutakhiran Data Pegawai Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia, Kemenkum, mengungkapkan bahwa data kepegawaian yang valid merupakan fondasi penting dalam mendukung tata kelola manajemen talenta ASN yang profesional dan akuntabel.
“Kementerian Hukum memberi ruang yang besar bagi talenta terbaik organisasi untuk mengambil peran melalui tanggung jawab yang diberikan. Hal ini merupakan bagian dari manajemen talenta dan merit sistem. Semua orang bisa bersaing dan berkolaborasi secara sehat dan profesional,” ungkap Argap, Kamis (9/7).
Argap mendorong seluruh pengelola kepegawaian agar senantiasa meningkatkan ketelitian dan koordinasi dalam setiap proses pemutakhiran data. Pemutakhiran data pegawai, lanjutnya, bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola kepegawaian yang akurat, transparan, dan akuntabel.
“Saya berharap seluruh pengelola SDM di Kanwil Kementerian Hukum Maluku Utara terus menjaga kualitas data kepegawaian sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat didukung oleh data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Argap.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, La Darianai mengatakan bahwa rekonsiliasi pemutakhiran data pegawai triwulan II tahun 2026 Kemenkum merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas, validitas, dan akurasi data kepegawaian sebagai dasar pengambilan kebijakan manajemen ASN.
Melalui keikutsertaan dalam rekonsiliasi pemutakhiran data pegawai tersebut, dirinya ASN semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi kepegawaian, mendukung transformasi digital di bidang manajemen ASN.
“Manajemen talenta memastikan kematangan profesionalime dan kapabilitas ASN. Tujuannya mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, untuk memberikan layanan masyarakat berkualitas secara terus menerus,” pungkasnya.
Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.