Ranking BWF Terbaru: Jonatan Christie Melesat ke Puncak Usai Kejuaraan Dunia, Shi Yu Qi Terjun Bebas
AKURAT.CO, Peta persaingan bulutangkis papan atas dunia di sektor tunggal putra mengalami pergeseran radikal menyusul rampungnya ajang bergengsi Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, beberapa waktu lalu.
Dalam pembaharuan ranking BWF per Rabu (26/8/2026), pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses mengambil alih posisi takhta tertinggi.
Pemain yang akrab disapa Jojo ini melesat dua peringkat untuk menduduki posisi peringkat satu dunia dengan raihan 87.613 poin.
Meskipun langkah Jojo di Kejuaraan Dunia 2026 terhenti pada putaran ketiga usai dikandaskan wakil Denmark, Rasmus Gemke, konsistensi poin dari turnamen-turnamen sebelumnya ditambah dengan rontoknya para pemain unggulan atas membuat perolehan angkanya tetap menjadi yang tertinggi di tabel ranking BWF.
Peningkatan posisi juga dialami oleh pemain muda Merah Putih, Alwi Farhan. Keberhasilan Alwi menembus babak perempat final di debut Kejuaraan Dunia 2026, sebelum dihentikan Chou Tien Chen, membuat posisinya naik satu peringkat menduduki urutan kesebelas dunia dengan mengoleksi 71.619 poin.
Kenaikan signifikan duo tunggal putra Indonesia tersebut tak lepas dari dinamika mengejutkan yang menimpa deretan pemain papan atas di New Delhi. Kejutan terbesar dialami oleh bintang asal China, Shi Yu Qi.
Secara tak terduga, Shi Yu Qi yang datang sebagai salah satu favorit juara justru langsung angkat koper pada putaran pertama Kejuaraan Dunia 2026.
https://www.akurat.co/badminton/883043/kejuaraan-dunia-mulus-lalui-laga-perdana-jonatan-christie-puji-perbaikan-venue-dan-antisipasi-pemerataan-tunggal-putra
Kegagalan tersebut berdampak pada perolehan poinnya hingga memaksa Shi Yu Qi anjlok lima peringkat dan harus terlempar ke urutan keenam dunia dengan 84.075 poin.
Nasib tak kalah manjur dirasakan oleh pebulutangkis Prancis, Christo Popov, yang melesat tiga peringkat ke posisi dua dunia (87.002 poin), membuntuti ketat Jonatan di puncak klasemen.
Sementara itu, pemain veteran Chinese Taipei, Chou Tien Chen, yang melaju hingga babak semifinal Kejuaraan Dunia 2026, ikut naik dua tingkat ke peringkat empat dunia dengan 86.580 poin.
Juara bertahan asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, harus rela turun satu tingkat ke peringkat ketiga (86.915 poin) usai terhenti di babak perempat final.
Senasib dengan Kunlavut, wakil Denmark Anders Antonsen juga melorot ke peringkat kelima (85.405 poin) setelah langkahnya terhenti di babak delapan besar.
Di sisi lain, sensasi utama Kejuaraan Dunia 2026 asal Prancis, Alex Lanier, menuai ganjaran manis usai menyabet medali emas dengan mengalahkan Kodai Naraoka di partai puncak.
Keberhasilan mencetak sejarah sebagai juara dunia tersebut membawa Lanier meroket tiga peringkat untuk mengamankan posisi ketujuh dunia dengan koleksi 78.715 poin.
Pergeseran peta kekuatan di sepuluh besar ini menjadi bukti betapa krusialnya bobot poin Kejuaraan Dunia BWF 2026 dalam merombak tatanan persaingan tunggal putra dunia menuju paruh kedua musim 2026.