Qatar menyambut baik penarikan proposal FFE meski akui ada keunggulan

Jakarta (ANTARA) - Federasi Sepak Bola Qatar atau QFA menyambut baik penarikan usulan proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) yang disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino demi kepentingan komunitas sepak bola global meski mengakui ada keunggulan dari usulan itu.

"Meskipun usulan tersebut memiliki sejumlah keunggulan, kami mengapresiasi kebijaksanaan yang ditunjukkan dengan mengutamakan persatuan di antara seluruh Asosiasi Anggota FIFA," demikian pernyataan QFA melalui media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keputusan FIFA untuk membatalkan proposal FFE sebuah proyek yang memuat rencana pembentukan entitas komersial baru dengan salah satu agenda utamanya membuka peluang penjualan sebagian saham kompetisi-kompetisi terbesar yang dimiliki FIFA, termasuk turnamen Piala Dunia.

Usulan tersebut sebelumnya memicu perdebatan di kalangan sepak bola internasional. Sejumlah asosiasi anggota, konfederasi, serta berbagai pemangku kepentingan menyampaikan keberatan karena menilai proyek itu berpotensi mengubah tata kelola dan kepemilikan aset-aset komersial FIFA.

Penolakan yang meluas akhirnya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong FIFA menarik kembali proposal tersebut.

FIFA menjelaskan bahwa sejak awal pelaksanaan proyek FFE bergantung pada dukungan mayoritas dari 211 asosiasi anggotanya. Selain itu, setiap langkah dalam proses pembahasannya harus melalui konsultasi dengan Dewan FIFA, konfederasi, serta para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan setiap keputusan mencerminkan kepentingan bersama komunitas sepak bola dunia.

Baca juga: Asosiasi Liga-liga Eropa tolak rencana FIFA jual saham PD

Setelah mendengarkan berbagai pandangan yang berkembang selama proses konsultasi, FIFA menyimpulkan bahwa proyek tersebut telah menimbulkan perbedaan sikap yang cukup tajam di antara para anggotanya.

Terlepas dari adanya dukungan terhadap sejumlah aspek proposal, FIFA menilai kondisi tersebut tidak lagi sejalan dengan tujuan awal proyek yang mengedepankan kemajuan sepak bola global melalui semangat kebersamaan.

Namun, federasi itu menilai manfaat tersebut tidak boleh mengorbankan persatuan seluruh Asosiasi Anggota FIFA. Oleh sebab itu, QFA memandang keputusan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menarik proposal tersebut merupakan langkah yang tepat, bijaksana, dan mengutamakan kepentingan bersama.

QFA menegaskan dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dalam upaya melanjutkan berbagai program untuk mengembangkan dan memperkuat sepak bola di seluruh dunia.

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026