PWI Bukittinggi jajaki kembali kerjasama Sister City dengan Negeri Sembilan Malaysia

Bukittinggi (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bukittinggi periode 2026–2029 menjadikan momentum pelantikan kepengurusan baru sebagai langkah awal untuk menjajaki kembali kerja sama sister city antara Bukittinggi dan Negeri Sembilan, Malaysia.

Upaya menghidupkan kembali hubungan antar daerah yang telah terjalin sejak beberapa dekade lalu itu segera dibicarakan dengan Deputy Director Tourism Malaysia Medan, Puan Nor Hasni Saidin, yang dijadwalkan menghadiri pelantikan PWI Bukittinggi di Istana Bung Hatta.

Ketua Terpilih PWI Kota Bukittinggi periode 2026–2029, Asrial Gindo, Rabu (9/9) mengatakan kerja sama Bukittinggi dengan Negeri Sembilan memiliki sejarah panjang dan sebelumnya melibatkan unsur pemerintah daerah, PWI, serta KNPI.

"Kerja sama Kota Kembar Bukittinggi dan Negeri Sembilan sebenarnya sudah terjalin sangat baik sejak beberapa dekade lalu," ujar Asrial Gindo.

Menurut dia, hubungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemerintahan, tetapi juga mencakup hubungan sosial dan kebudayaan antarmasyarakat.

"Sebagai penanda sejarah, di Bukittinggi pernah dibangun Tugu Kota Kembar, kerja sama tersebut dalam beberapa tahun terakhir tidak lagi berjalan setelah sejumlah tokoh yang menjadi penggagasnya meninggal dunia," kata Gindo.

Di antaranya Nasrul Fitra dan Marhalim Syam dari unsur Pemerintah Kota Bukittinggi, Maderizal dari KNPI, serta Osman Purban dari PWI.

Karena itu, PWI Bukittinggi ingin membuka kembali komunikasi untuk menghidupkan hubungan yang pernah terjalin tersebut.

"Untuk menghidupkan kembali kerja sama yang sarat sejarah ini, baik di bidang sosial, budaya maupun pariwisata, kami berharap ada upaya untuk menjembatani reaktivasi kerja sama Kota Kembar Bukittinggi–Negeri Sembilan," ujarnya.

Gindo berharap perwakilan Konsulat dan Tourism Malaysia Medan dapat menjadi salah satu pihak yang membantu membuka komunikasi dengan pemangku kepentingan di Malaysia.

"Kami sangat berharap melalui perwakilan Konsulat dan Tourism Malaysia Medan dapat membantu memfasilitasi serta menjembatani reaktivasi kerja sama ini di masa mendatang," katanya.

Ia mengatakan, pengaktifan kembali hubungan Bukittinggi–Negeri Sembilan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama sosial, kebudayaan, dan pariwisata kedua daerah.

Asrial Gindo bersama sejumlah wartawan Bukittinggi sebelumnya turut mendukung publikasi sejumlah agenda Tourism Malaysia Medan, termasuk kegiatan Familiarization Trip (Fam Trip).

Pelantikan dan upgrading kepengurusan PWI Kota Bukittinggi periode 2026–2029 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB di Istana Bung Hatta.