◐

Putri/Rasmi kalahkan wakil Kazakhstan untuk melangkah ke 16 besar

Jakarta (ANTARA) - Pasangan petenis meja ganda putri Indonesia Cindy Putri/Citra Rasmi mengalahkan wakil Kazakhstan Zauresh Akasheva/Sarvinoz Mirkadirova untuk melangkah ke babak 16 besar cabang tenis meja Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Sky Hall Toyota, Aichi, Jepang, Kamis.

Pasangan Putri/Rasmi harus melalui pertandingan ketat selama lima set sebelum memastikan kemenangan dengan skor 3-2. Pasangan Indonesia mengawali pertandingan dengan kekalahan 12-14 pada set pertama.

Memasuki set kedua, Putri/Rasmi mampu bangkit dan membalas dengan kemenangan 15-13. Momentum tersebut berlanjut pada set ketiga ketika mereka tampil lebih efektif dan menang cukup meyakinkan 11-5.

Kazakhstan tidak menyerah dan kembali memberikan tekanan pada set keempat. Akasheva/Mirkadirova mengamankan set tersebut dengan skor 13-11 sehingga kedudukan kembali imbang 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui set kelima.

Pada set penentuan, Cindy/Citra tampil lebih tenang dan mampu mengendalikan permainan. Mereka akhirnya mengamankan kemenangan 11-3 untuk memastikan keunggulan 3-2 atas pasangan Kazakhstan.

Kemenangan tersebut membawa Putri/Rasmi melaju ke babak 16 besar nomor ganda putri sekaligus menjaga peluang pasangan Indonesia untuk melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan medali di ajang tersebut.

Sementara, hasil berbeda diperoleh ganda putri Indonesia lainnya Ni Maharani/Komang Sudarnita harus mengakui keunggulan pasangan Hong Kong, China Lee Hoi Man Karen/ Su Tsz Tung pada pertandingan tenis dengan skor 0-3.

Selain itu, dua wakil Indonesia di nomor tunggal putra yaitu Muhammad Junindra dan Muhammad Negara juga menelan kekalahan dari lawan-lawan mereka. Junindra harus mengakui keunggulan wakil Qatar Mohammed Ahussein dengan skor 0-4, sedangkan Negara kalah 1-4 dari wakil Hongkong Baldwin Chan.

Baca juga: Tiga wakil Indonesia awali langkah di tenis meja dengan kemenangan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.