PT SMI Kucurkan Rp 25 Miliar untuk Perbaikan 8 Ruas Jalan Strategis Gunungsitoli
ILUSTRASI. PT Simbiotik Multitalenta Indonesia - Net89 (KONTAN/Lidya Yuniartha)
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 25 miliar kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.
Pembiayaan tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas struktur delapan ruas jalan strategis di wilayah tersebut.
Baca Juga: AAUI Ungkap Tantangan di Industri Asuransi Saat Garap Proyek PLTS 100 GWp
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan, pembiayaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Gunungsitoli.
Menurut dia, peningkatan kualitas jalan dapat memperpendek waktu tempuh dan menekan biaya operasional kendaraan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memperoleh akses perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
"Kami berharap pembiayaan ini dapat menjadi bagian dari penguatan fondasi pembangunan Gunungsitoli dan Kepulauan Nias," ujar Faaris dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).
Faaris menambahkan, peningkatan infrastruktur jalan merupakan bagian penting dalam membuka akses ekonomi masyarakat. Infrastruktur dasar yang memadai, kata dia, menjadi salah satu kunci untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
Baca Juga: Wujudkan Rumah Nyaman di Danantara Expo 2026 Bersama BRI
Dengan konektivitas yang semakin baik, akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan perdagangan diharapkan semakin terbuka.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli mengatakan dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang dibutuhkan masyarakat.
"Penanganan delapan ruas jalan diharapkan dapat memudahkan masyarakat beraktivitas, membuka akses menuju berbagai fasilitas, dan memberikan ruang yang lebih besar bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi di tingkat lokal," kata Sowa’a.
Adapun pembiayaan tersebut akan digunakan untuk menangani delapan ruas jalan, yakni Samasi–Tuhegeo II, Onozikho–Banua Sibohou, Onowaembo Idanoi–Batas Kabupaten Nias, Hiliweto Idanoi–Loloana’a Idanoi, Hilina’a–Alooa, Jalan Golkar, Onozitoli Sifaoroasi, serta Ombolata Simenari–Lolomboli.
Baca Juga: Great Eastern Proyeksikan Kebutuhan Asuransi di Sektor Energi Hijau Terus Meningkat
Sowa’a menjelaskan, ruas-ruas tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan strategis yang menghubungkan kawasan permukiman dengan sentra ekonomi, fasilitas pendidikan dan kesehatan, pelabuhan, serta pusat pemerintahan.
Menurut dia, peningkatan infrastruktur jalan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kota Gunungsitoli dan mendukung Prioritas RPJMN 2025–2029, khususnya terkait pengembangan infrastruktur.
Kerja sama tersebut juga dinilai memperkuat peran PT SMI dalam memperluas ruang fiskal pemerintah daerah melalui alternatif pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca Juga: CNAF Masih Intip Peluang untuk Kembali Merilis Surat Utang
Sowa’a mengatakan, dukungan pembiayaan dari PT SMI memungkinkan pemerintah daerah memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan tanpa mengurangi ruang anggaran untuk menjaga keberlanjutan kebutuhan dan layanan publik lainnya.
Sebagai informasi, hingga Juni 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp 37,41 triliun. Sementara itu, outstanding pembiayaan daerah mencapai Rp 13,67 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News