Pratinjau Prancis vs Spanyol: Les Blues incar revans dan tiket final
Jakarta (ANTARA) - Timnas Prancis akan menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB, dalam laga yang mempertemukan dua tim pusat kekuatan sepak bola Eropa.
Spanyol melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Belgia dengan skor 2-1 pada perempat final, sementara Prancis lolos usai mengalahkan Maroko 2-0. Les Bleus memburu pencapaian bersejarah sebagai negara ketiga yang mampu menembus tiga final Piala Dunia secara beruntun setelah tampil pada edisi 2018 dan 2022.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Prancis membalas dua kekalahan beruntun dari Spanyol dalam turnamen besar, sekaligus membuktikan hasil regenerasi yang dijalankan pelatih Didier Deschamps sejak Piala Eropa 2024.
Kekalahan 1-2 pada semifinal Euro 2024 menjadi awal perubahan besar di tubuh Prancis. Setelah sempat unggul melalui Randal Kolo Muani, Les Bleus harus mengakui keunggulan Spanyol yang membalikkan keadaan lewat gol Lamine Yamal dan Dani Olmo.
Sejak saat itu Deschamps mulai membangun generasi baru dengan mengandalkan pemain-pemain muda seperti Desire Doue, Michael Olise, dan Manu Kone, seiring berakhirnya era Antoine Griezmann, Olivier Giroud, Benjamin Pavard, serta Kingsley Coman di tim nasional.
Pelatih Prancis juga mengubah pendekatan taktik dari formasi 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 yang lebih ofensif.
Perubahan tersebut mulai terlihat ketika Prancis kembali menghadapi Spanyol pada semifinal UEFA Nations League 2025. Meski kalah 4-5, Les Bleus tampil lebih agresif dengan menciptakan lebih banyak peluang dan mulai mampu mengimbangi penguasaan bola La Roja.
Perkembangan itu berlanjut sepanjang Piala Dunia 2026. Prancis tampil lebih seimbang antara menyerang dan bertahan dengan lini depan yang dihuni Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue, dan Kylian Mbappe.
Selain lebih tajam, Les Bleus juga menunjukkan pertahanan yang solid setelah hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir.
Kematangan permainan mereka terlihat saat menyingkirkan Paraguay pada babak 16 besar dan Maroko di perempat final. Dalam dua pertandingan tersebut, Prancis tetap sabar membangun serangan sebelum memastikan kemenangan pada babak kedua.
Di kubu Spanyol, kepercayaan diri tengah meningkat setelah menyingkirkan Belgia untuk memastikan tempat di empat besar. Tim asuhan Luis de la Fuente juga memiliki modal positif karena selalu mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan terakhir di level tim nasional.
Laga ini sekaligus kembali mempertemukan dua bintang generasi berbeda, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Keduanya telah saling berhadapan sebanyak 10 kali di level klub maupun tim nasional.
Yamal lebih dominan dari sisi hasil pertandingan dengan delapan kemenangan, termasuk dua kemenangan bersama Spanyol atas Prancis pada semifinal Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025. Namun, Mbappe lebih produktif secara individu dengan sembilan gol dibanding enam gol yang dicetak Yamal dalam seluruh pertemuan mereka.
Pada Piala Dunia 2026, Yamal mencatat sejarah sebagai pemain pertama berusia 18 tahun atau lebih muda yang tampil dalam lebih dari lima pertandingan dalam satu edisi. Sementara, Mbappe berusaha membawa Prancis kembali ke final sekaligus mendekatkan diri pada gelar Piala Dunia keduanya setelah menjadi juara pada edisi 2018.
Semifinal di Dallas diperkirakan berlangsung ketat karena mempertemukan Spanyol yang mempertahankan dominasi dalam beberapa tahun terakhir dengan Prancis yang datang membawa wajah baru serta ambisi mengakhiri keunggulan La Roja dalam rivalitas kedua tim.