Prasetyo Hadi dinilai berhasil bangun komunikasi publik pemerintah

Prasetyo Hadi dinilai berhasil bangun komunikasi publik pemerintah

Selasa, 21 Juli 2026 12:12 WIB

Image Print

Arsip foto - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/1/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Bengkulu, Hairul Mu'min, menilai Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berhasil menjalankan peran sebagai penyambung komunikasi pemerintah kepada masyarakat.

"Kebijakan pemerintah oleh Prasetyo berlangsung lugas, terukur, dan mudah dipahami publik," kata Hairul, dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa.

Dia mengatakan kemampuan komunikasi Prasetyo menjadi salah satu faktor yang membuat berbagai kebijakan pemerintah dapat diterima masyarakat tanpa memunculkan polemik yang berlebihan.

Ia menilai Prasetyo mampu memilih diksi yang tepat serta menyampaikan pesan dengan intonasi yang tenang.

"Mas Pras mampu mengomunikasikan setiap kebijakan pemerintah sehingga dapat diterima masyarakat. Intonasinya tenang, penyampaiannya lugas, dan pilihan katanya terstruktur sehingga pesan pemerintah mudah dipahami tanpa menimbulkan kontroversi. Hal itu menunjukkan kematangannya sebagai tokoh publik," kata Hairul.

Selain menyoroti kemampuan komunikasi, Hairul menilai perjalanan karier Prasetyo Hadi dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu, kata dia, menempuh proses panjang sebelum dipercaya mengemban jabatan Menteri Sekretaris Negara.

Menurut Hairul, jabatan yang kini diemban Prasetyo merupakan hasil dari proses pembelajaran, pengalaman, dan konsistensi dalam berkiprah di dunia politik maupun pemerintahan.

"Posisi yang diraih Mas Pras tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang membentuk karakter kepemimpinannya. Semangat perjuangan itulah yang patut menjadi teladan, terutama bagi generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme," ujarnya.

Hairul juga menilai Prasetyo mampu membangun komunikasi politik yang menjembatani hubungan pemerintah dengan berbagai lembaga negara maupun masyarakat. Peran tersebut, menurut dia, berkontribusi terhadap kelancaran pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah.

"Ia menjadi penghubung utama antara pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat. Kemampuan merangkul berbagai pihak membuat komunikasi antarlembaga berjalan lebih efektif," katanya.

Ia menyoroti komitmen Prasetyo yang terus mendorong penerapan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan dalam pembangunan ekonomi nasional.

"Saya melihat komitmen itu sebagai fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. Pasal 33 UUD 1945 harus tetap menjadi landasan dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat," ujar Hairul.

Pewarta : Ardiansyah
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.