Prabowo: Di Perairan Tanimbar Maluku, Kita Punya Cadangan Energi Sangat Besar

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki cadangan energi yang sangat besar, salah satunya yaitu di perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku. Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam groundbreaking proyek Gas Abadi Masela secara daring pada Kamis, 16 Juli 2026.

Baca Juga

"Kita sudah paham bahwa di perairan kita di Tanimbar, di Maluku ini kita memiliki cadangan energi yang sangat besar," kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa pembangunan suatu bangsa merupakan perjalanan yang membutuhkan persatuan semua unsur dan elemen masyarakat. Ia menilai proyek Gas Abadi Masela itu sangat penting.

Baca Juga

"Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa, kita tunggu. Alhamdullilah hari ini kita mulai pembangunan, dan pembangunan tidak boleh terhambat harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," kata dia.

Kepala Negara menyadari bahwa kemerdekaan suatu bangsa merupakan tujuan mulia, yakni menjamin keberlangsungan hidup rakyatnya.

Baca Juga

"Dan di dalam dunia modern bahkan dari sejak ratusan tahun bahkan ribuan tahun energi salah satu syarat dari kelangsungan hidup suatu bangsa. Dengan demikian kita sadar bangsa Indonesia sadar bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh yang mahakuasa," pungkasnya.

Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf karena tak bisa hadir secara langsung dalam peresmian groundbreaking proyek gas Abadi Blok Masela itu. 
Prabowo mengatakan hal itu merupakan utangnya kepada masyarakat Maluku.

"Tentunya ini merupakan utang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut," kata Prabowo.

Kepala Negara berjanji akan melunasi utang tersebut dalam waktu dekat dengan mengunjungi Maluku. 

"Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo mengatakan, sebenarnya berencana untuk hadir secara langsung dalam peresmian proyek strategis nasional (PSN) tersebut. Namun, Prabowo urung hadir karena banyaknya agenda di Jakarta. 

"Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video conference ini. Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," katanya.

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Proyek Gas Masela: Ini Utang Saya

menyampaikan permohonan maaf karena tak bisa hadir secara langsung dalam peresmian groundbreaking proyek gas Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

VIVA.co.id

16 Juli 2026