Porprov ruang atlet tunjukkan kualitas diri
Mataram (ANTARA) - Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat, bukan sekadar ajang perebutan medali, tapi lebih dari itu menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kualitas diri sekaligus membawa harum nama daerah.
"Kemenangan sejati tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari sikap yang ditunjukkan selama pertandingan," katanya saat melepas ratusan kontingen yang akan berlaga pada Porprov NTB ke-XII Tahun 2026, yang berlangsung pada 16 hingga 25 Juli 2026.
Jumlah atlet asal Kota Mataram yang dilepas ke ajang Proprov NTB 2026, sebanyak 700 orang. Mereka siap membawa nama Kota Mataram bertanding pada 51 cabang olahraga, dengan satu target besar yakni mengukir prestasi yang lebih tinggi dari capaian sebelumnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengingatkan para atlet untuk tidak hanya fokus mengejar prestasi, tetapi juga menumbuhkan karakter yang kuat dengan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta mematuhi aturan pertandingan.
Mohan menekankan bahwa komitmen Pemerintah Kota Mataram terhadap dunia olahraga tidak berhenti pada momentum keberangkatan kontingen. Pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga perhatian terhadap kesejahteraan insan olahraga akan terus menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Baca juga: Lombok Tengah mengirim 702 atlet di ajang Porprov NTB 2026
Oleh karena itu, Wali Kota menitipkan harapan, semangat, sekaligus kepercayaan bahwa prestasi terbaik merupakan buah dari proses latihan yang telah dijalani dengan sungguh-sungguh.
Ketua KONI Kota Mataram H Firadz Fariska yang juga hadir dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah Kota Mataram terhadap pembinaan olahraga.
"Keberhasilan atlet tidak pernah lepas dari kolaborasi antara pemerintah, KONI, pelatih, dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Tahun ini, dengan kekuatan 700 patriot olahraga, persiapan yang lebih matang, program pembinaan yang berkesinambungan, serta dukungan penuh pemerintah daerah, Kota Mataram memasang target yang lebih ambisius, yakni 180 medali emas.
Target tersebut, tambahnya, bukan sekadar angka, melainkan menjadi simbol tekad untuk mempertahankan tradisi prestasi sekaligus membuktikan Kota Mataram terus tumbuh sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga paling kompetitif di Nusa Tenggara Barat.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026