Polresta Bengkulu amankan tujuh remaja diduga anggota geng motor - ANTARA News Bengkulu
Kota Bengkulu (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu mengamankan tujuh remaja yang diduga terlibat kelompok geng motor dalam patroli malam di wilayah Kota Bengkulu, dengan barang bukti tiga senjata tajam jenis celurit.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat di Kota Bengkulu, Minggu, mengatakan ketujuh remaja tersebut merupakan warga Kota Bengkulu dan berstatus pelajar SMA sederajat yang masih di bawah umur.
"Kami terus menggencarkan personel untuk melakukan patroli rutin, khususnya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bengkulu," katanya.
Ia menjelaskan ketujuh remaja tersebut diamankan saat personel Polresta Bengkulu melaksanakan patroli pada Sabtu (10/10) malam.
Selain mengamankan tujuh remaja, polisi menyita barang bukti berupa dua celurit panjang, satu celurit pendek, dua batang kayu, serta tiga unit sepeda motor.
Saat ini ketujuh remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bengkulu untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas geng motor.
Rahmad mengatakan patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan, antara lain Jalan Cendana di kawasan Sawah Lebar, Jalan Danau di sekitar Danau Dendam Tak Sudah, serta Jalan WR Supratman di Kecamatan Muara Bangkahulu.
Petugas juga menyisir kawasan Stadion Sawah Lebar untuk mengantisipasi balap liar dan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Menurut dia, Polresta Bengkulu terus mengintensifkan langkah pencegahan melalui patroli rutin serta sosialisasi dengan melibatkan sejumlah pihak, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid agar aktivitas geng motor maupun kelompok yang meresahkan masyarakat ditindak tegas, terutama apabila menimbulkan korban atau mengganggu keamanan dan ketertiban.
Polresta Bengkulu juga meningkatkan patroli pada malam hari, terutama malam akhir pekan, untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, aksi geng motor, balap liar, dan tawuran antarpelajar.
Rahmad menegaskan kepolisian tidak akan menoleransi aksi tawuran maupun tindakan lain yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Ia berharap patroli rutin tersebut dapat mencegah aktivitas geng motor dan tindak kriminalitas lainnya sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bengkulu.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.