Polres Mukomuko intensifkan sosialisasi hukum cegah karhutla - ANTARA News Bengkulu

Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pihak Kepolisian Resor Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengintensifkan kegiatan sosialisasi hukum kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau sekarang ini.

Kepala Kepolisian Resor Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana dalam keterannya di Mukomuko, Kamis, mengatakan, kebakakaran lahan dapat berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan dan ketertiban masyarakat.

"Kami sudah perintahkan Bhabinkamtibmas mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kesadaran terhadap dampak hukum dan dampak lingkungan akibat kebakaran lahan," katanya. 

Selain itu, ia juga telah memerintahkan Kasat Samapta dan Polsek jajaran untuk meningkatkan patroli preventif di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau yang terjadi saat ini. 

Untuk mencegah karhutla, kata dia pula, diperlukan peningkatan patroli, pengawasan, serta koordinasi lintas instansi untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa terutama pada musim kemarau yang terjadi saat ini.

Apabila kondisi cuaca panas dan angin kencang masih berlangsung, terdapat potensi munculnya titik api baru maupun meluasnya kebakaran ke area lain di sekitar Bandara Kabupaten Mukomuko.

Untuk itu, masyarakat yang memiliki lahan di sekitar lokasi diperkirakan akan meningkatkan kewaspadaan, namun masih terdapat potensi terjadinya pembakaran lahan secara sengaja maupun akibat kelalaian yang dapat memicu kebakaran kembali. 

Apabila upaya pencegahan dan pengawasan tidak ditingkatkan, kejadian kebakaran lahan berpotensi terulang dan menimbulkan kerugian materiil, gangguan terhadap aktivitas masyarakat serta ancaman terhadap keamanan kawasan Bandara Mukomuko.

Dia menjelaskan, kebakaran lahan di sekitar Bandara Kabupaten Mukomuko pada Rabu (29/7) merupakan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan penerbangan dan ketertiban masyarakat.

Dia berharap, ke depan kebakaran lahan terutama dekat fasilitas umum tidak terjadi lagi di daerah yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat ini. 

Pewarta: Ferri Aryanto
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.