◐

Polres Lampung Selatan perkuat edukasi keselamatan lalu lintas bagi pelajar

Polres Lampung Selatan perkuat edukasi keselamatan lalu lintas bagi pelajar

Senin, 28 September 2026 20:32 WIB

Image Print

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M. Erza Trisyahputra Nasution diwawancarai di Kalianda, Senin. ANTARA/Riadi Gunawan

Kami berharap seluruh orang tua selalu memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, terutama saat menggunakan kendaraan

Lampung Selatan (ANTARA) - Kepolisian Resor Lampung Selatan (Lamsel) memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar dengan melibatkan pihak sekolah dan orang tua guna mencegah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M Erza Trisyahputra Nasution di Kalianda, Senin, mengatakan edukasi kepada pelajar dilakukan secara rutin melalui kegiatan Police to School yang dilaksanakan setiap pekan.

“Kami melibatkan pihak sekolah untuk mengimbau para siswa agar selalu menjaga keselamatan dan memperhatikan ketertiban berlalu lintas,” katanya.

Selain edukasi di sekolah, jajaran Satlantas Polres Lampung Selatan juga melaksanakan pengamanan pada jam rawan sore di sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas.

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah preventif, khususnya pada waktu pelajar pulang sekolah dan mulai menggunakan kendaraan di jalan raya.

Dia mengatakan, peran orang tua juga sangat penting dalam mencegah kecelakaan yang melibatkan pelajar karena keluarga merupakan lingkungan pertama yang berinteraksi langsung dengan anak.

“Kami berharap seluruh orang tua selalu memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, terutama saat menggunakan kendaraan,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan hal tersebut menyusul kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pelajar di Jalan Umum Simpang Empat Gontor, Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, pada Kamis (24/9) sekitar pukul 15.50 WIB.

Dalam kecelakaan tersebut, dua pelajar berinisial ID (15) dan RJ (16) yang berboncengan sepeda motor Honda Beat terlibat kecelakaan dengan truk Hino.

Akibat kejadian itu, ID mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan RJ menjalani perawatan.

Menurut Erza, kecelakaan tersebut terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai kedua pelajar bersinggungan dengan bagian samping kendaraan truk saat berada di persimpangan.

Ia menambahkan, pada saat kejadian personel Satlantas baru selesai melaksanakan pengamanan rawan sore di sekitar lokasi dan kemudian turut membantu proses evakuasi korban.

“Kecelakaan tersebut terjadi bukan di titik yang kami petakan sebagai lokasi rawan,” katanya.

Upaya pencegahan kecelakaan pelajar membutuhkan sinergi antara kepolisian, sekolah, dan keluarga. Edukasi mengenai keselamatan berkendara, pengawasan penggunaan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Pewarta : Riadi Gunawan
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.