◐

Polda Sumsel utamakan ketahanan kolektif masyarakat lindungi generasi dari narkoba

Polda Sumsel utamakan ketahanan kolektif masyarakat lindungi generasi dari narkoba

Jumat, 2 Oktober 2026 10:10 WIB

Image Print

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana. ANTARA/HO/Polda Sumsel

Palembang (ANTARA) - Polda Sumatera Selatan mengutamakan langkah pencegahan kejahatan narkoba melalui pendekatan ketahanan kolektif masyarakat untuk melindungi generasi muda di wilayah tersebut.

Wakil Kepala Polda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana di Palembang, Kamis, mengatakan pendekatan tersebut dirancang untuk membangun daya tahan bersama di tengah masyarakat agar warga tidak hanya menjadi objek perlindungan.

"Konsep ini dirancang untuk membentuk daya tahan dan imunitas kolektif di tengah warga, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi juga berperan sebagai benteng aktif di lingkungannya masing-masing," kata Rony.

Ia menjelaskan penanganan kejahatan narkotika membutuhkan pola yang lebih menitikberatkan pada pencegahan daripada sekadar penindakan hukum.

"Kita tidak bangga dapat menangkap pelaku kejahatan, namun kita lebih bangga jika kejahatan itu bisa kita cegah dan menghasilkan rasa aman," ujarnya.

Rony mengatakan integrasi lintas sektor diperlukan untuk memutus rantai peredaran narkoba dari hulu hingga hilir.

Menurut dia, upaya mewujudkan sumber daya manusia yang bersih dari narkoba menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi daerah.

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pendekatan berbasis ketahanan masyarakat merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk hadir langsung di tengah warga.

Pendekatan tersebut, kata Nandang, diarahkan untuk mendorong masyarakat berperan aktif dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Polda Sumatera Selatan mengusung slogan "Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!" sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif melalui penguatan ketahanan masyarakat.

Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026