Polda Jatim kerahkan 30 personel evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 - ANTARA News Jawa Timur

Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mengerahkan 30 personel SAR Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) beserta alat material khusus untuk mengevakuasi korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura.

"Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh penumpang dan kru kapal dapat diselamatkan dengan cepat dan aman dari lokasi kejadian," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Jules Abraham Abast di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan personel SAR Ditpolairud diterjunkan segera setelah Polda Jatim menerima laporan darurat kecelakaan laut tersebut.

Selain personel penyelamat, Polda Jatim juga mengerahkan armada kapal patroli cepat, peralatan penyelaman, serta alat material khusus penanggulangan kecelakaan air.

Peralatan yang disiagakan meliputi perahu karet bermesin untuk menjangkau titik evakuasi sempit, kantong jenazah dan perlengkapan medis darurat, alat penerangan bawah air dan deteksi sonar, serta perlengkapan selam lengkap bagi personel penyisir.

Abast menjelaskan prioritas operasi adalah menyisir area sekitar KMP Mutiara Sentosa 2, menyelamatkan penumpang yang masih bertahan, dan mengevakuasi korban ke posko kesehatan terdekat.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), dan otoritas pelabuhan untuk mendukung kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.

"Saat ini kami fokus pada evakuasi korban. Kami mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang dan memantau perkembangan informasi melalui posko resmi yang telah disediakan di pelabuhan terdekat," kata Abast.

Sebelumnya terjadi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di perairan utara Sumenep.

Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, sementara proses evakuasi, identifikasi korban, dan pendataan penumpang masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Data sementara hingga Minggu (2/8) pukul 18.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 selamat dan lima meninggal dunia.

Pewarta: Willi Irawan
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.