PMI buka pemulihan hubungan keluarga bantu 2.814 penyintas gempa NTT
...Satu kabar tentang keselamatan saja dapat mengakhiri kecemasan keluarga dan memberikan ketenangan bagi mereka yang menunggu
Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) membuka layanan pemulihan hubungan keluarga guna membantu penyintas gempa Nusa Tenggara Timur, dan sudah ada 2.814 orang yang memanfaatkan layanan tersebut.
“Dalam setiap bencana yang menyebabkan orang terpisah dari keluarga atau kerabat, PMI memprioritaskan layanan RFL untuk membantu mereka kembali terhubung. Satu kabar tentang keselamatan saja dapat mengakhiri kecemasan keluarga dan memberikan ketenangan bagi mereka yang menunggu,” kata Sekretaris Jenderal PMI, A.M. Fachir.
Fachir menjelaskan di Jakarta,Senin, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026, kebutuhan masyarakat terdampak untuk mendapatkan kepastian mengenai kondisi keluarga menjadi prioritas dalam situasi pascabencana.
Untuk membantu masyarakat yang terpisah atau kehilangan akses komunikasi dengan keluarganya, Palang Merah Indonesia (PMI) membuka layanan Restoring Family Links (RFL) atau Pemulihan Hubungan Keluarga di NTT.
Baca juga: Menkes ajukan Rp1,39 triliun untuk pemulihan fasilitas kesehatan NTT
Baca juga: Gubernur minta dukungan kapal Ferry ke Palue untuk distribusi bantuan
Data Posko PMI Pusat per Senin, sebanyak 2.814 orang dari enam kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur telah memanfaatkan layanan RFL. Layanan tersebut menjangkau masyarakat terdampak di Kabupaten Nagekeo, Manggarai Barat, Ende, Ngada, Manggarai, dan Manggarai Timur.
Dari jumlah tersebut, kata Fachir, sebanyak 1.454 orang mengisi formulir untuk menyatakan mereka “Saya Selamat”, yaitu layanan yang membantu masyarakat menyampaikan informasi kepada keluarga bahwa mereka berada dalam kondisi selamat.
Sementara itu, 1.355 orang memanfaatkan layanan telepon gratis untuk menghubungi keluarga atau kerabat dan menyampaikan bahwa mereka berada dalam kondisi selamat.
"Selain membantu masyarakat kembali berkomunikasi, layanan RFL juga membantu lima orang untuk kembali bertemu dengan keluarganya melalui proses reunifikasi," katanya.
PMI mendorong masyarakat yang mengalami kesulitan menghubungi keluarga untuk memanfaatkan layanan RFL dengan menghubungi kontak berikut:
Kab. Nagekeo (0821-4418-5297)
Kab. Ende (0813-3980-1079)
Kab. Ngada (0821-4490-6650)
Kab. Manggarai (0853-3889-9993)
Kab. Manggarai Timur (0878-4204-5572)
Kab. Manggarai Barat (0813-1110-2870)
Kab. Sikka (0812-2229-2204)
Baca juga: Menteri PU pastikan seluruh jalan dan jembatan pascagempa NTT pulih
Baca juga: Kemenag Mabar-FKUB perkuat pemulihan warga pascagempa
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.