PLN Lanjutkan Sinergi dengan Kejati Kalsel, Dukung Kelancaran Pembangunan Ketenagalistrikan
PLN Lanjutkan Sinergi dengan Kejati Kalsel, Dukung Kelancaran Pembangunan Ketenagalistrikan
Jumat, 28 Agustus 2026 16:17 WIB
PLN UIP KLT bersama jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan saat melakukan audiensi di Kantor Kejati Kalsel, Banjarbaru, Rabu (26/8). Pertemuan membahas keberlanjutan sinergi dan koordinasi dalam mendukung pembangunan ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan. (ANTARA/HO-PLN UIP KLT)
Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) melanjutkan sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan melalui audiensi bersama Kepala Kejati Kalsel, Sukarman Sumarinton, S.H., M.H., di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Rabu (26/8).
Pertemuan ini merupakan langkah berkesinambungan koordinasi yang telah terjalin sekaligus momentum memperkuat komunikasi dalam mendukung pembangunan ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan.
Sukarman Sumarinton resmi menjabat sebagai Kepala Kejati Kalimantan Selatan setelah dilantik oleh Jaksa Agung Republik Indonesia pada 11 Agustus 2026, menggantikan Tiyas Widiarto, S.H., M.H.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika kelembagaan Kejaksaan dan agenda audiensi tersebut dilakukan untuk menyambung serta melanjutkan berbagai kolaborasi dan sinergitas yang telah terjalin dalam upaya penyediaan dan peningkatan sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan.
Audiensi dihadiri Kepala Kejati Kalsel, Wakil Kepala Kejati Kalsel, Asdatun beserta jajaran, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) Dewanto, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng), serta General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan (UIP3B Kalimantan) beserta jajaran dari masing-masing unit.
Kehadiran tiga unit PLN tersebut mencerminkan keterkaitan proses ketenagalistrikan yang berlangsung secara menyeluruh, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyaluran melalui jaringan transmisi, hingga distribusi tenaga listrik kepada masyarakat dan pelanggan.
Bagi PLN, audiensi ini bukan merupakan awal dari hubungan dengan Kejati Kalsel. Koordinasi telah dilakukan sebelumnya untuk mendukung berbagai agenda ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Selatan.
Pertemuan kali ini menjadi langkah lanjutan dalam menjaga kesinambungan komunikasi sekaligus penyelarasan kebutuhan koordinasi dengan jajaran Kejati Kalsel di bawah kepemimpinan baru.
General Manager PLN UIP KLT, Dewanto, mengatakan sinergi yang telah terjalin perlu terus dijaga agar dapat memberikan dukungan yang semakin baik terhadap pelaksanaan pembangunan ketenagalistrikan.
“Sinergi yang sudah terbangun tentu akan terus kami lanjutkan. Dengan adanya kepemimpinan baru di Kejati Kalsel, kami berharap komunikasi dan koordinasi yang selama ini berjalan dapat semakin kuat,” ujar Dewanto.
Dalam audiensi tersebut, PLN menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan diperlukan kolaborasi dan sinergitas dengan para pemangku kepentingan.
Aspek tersebut mencakup pengawalan proses pembangunan, mitigasi potensi risiko hukum, hingga penyelesaian berbagai kendala yang dapat memengaruhi kelancaran pekerjaan di lapangan.
Koordinasi tersebut penting karena pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki keterkaitan langsung dari kesiapan sistem transmisi dan distribusi.
Infrastruktur yang dibangun harus dapat terintegrasi dengan sistem penyaluran agar manfaatnya dapat diteruskan secara optimal kepada masyarakat, pelanggan, maupun sektor produktif.
Selain aspek pembangunan, keberlanjutan koordinasi juga dibutuhkan dalam mendukung keandalan penyaluran dan distribusi tenaga listrik.
Dengan demikian, penguatan komunikasi antar lembaga tidak hanya mendukung penyelesaian persoalan, tetapi juga membantu memastikan berbagai proses dapat termitigasi dan tertangani secara tepat.
“Bagi kami, koordinasi sejak awal penting agar setiap proses pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi dengan baik,” tambah Dewanto.
Selain itu, Kajati Kalsel juga menyampaikan dukungan untuk melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin. Mitigasi dan penanganan permasalahan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan perlu dikawal agar dampaknya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Hubungan kerjasama antara Kejaksaan dengan PLN sudah terjalin lama. Kami siap mendukung proses pembangunan yang dilaksanakan oleh PLN agar dapat selesai tepat waktu dan segera dapat menunjang aktivitas masyarakat”, ujar Sukarman.
Melalui audiensi ini, PLN dan Kejati Kalsel diharapkan dapat melanjutkan komunikasi yang telah terbangun sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan dalam pembangunan ketenagalistrikan ke depan.
Bagi PLN, kesinambungan sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur, penyaluran, dan distribusi tenaga listrik di Kalimantan Selatan dapat berjalan secara efektif, optimal, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada akhirnya, penguatan kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung keandalan listrik sekaligus memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.
Baca juga: PLN Perkuat Ekonomi dan Ekosistem Pesisir melalui Program Desa Berdaya Tanjung Seloka
Baca juga: PLN UIP KLT Gelar Upacara HUT ke-81 RI Bersama PLN Grup se-Kaltim
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.