◐

PKK Bangka Barat bantu korban kebakaran Bangka Selatan - ANTARA News Bangka Belitung

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran di Serdang, Kabupaten Bangka Selatan.

"Bantuan yang diberikan meliputi bahan bangunan, perlengkapan bayi dan wanita, serta bahan makanan," kata Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat Evi Astura Markus di Mentok, Selasa.

Berbagai kebutuhan tersebut disalurkan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak kebakaran, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan mereka setelah musibah terjadi.

"Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah, meskipun berada di wilayah kabupaten berbeda, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban," katanya.

Dia mengharapkan penyaluran bahan bangunan membantu kebutuhan pemulihan tempat tinggal warga terdampak, sedangkan perlengkapan bayi dan perempuan, perlengkapan rumah tangga serta bahan makanan, dapat memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari keluarga korban.

Melalui bantuan tersebut, TP PKK dan GOW Bangka Barat berharap warga terdampak dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan mendesak dan menjalani masa pemulihan pasca-kebakaran.

Selain TP PKK, kepedulian terhadap para korban juga disalurkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bangka Barat yang dihimpun dari sedekah warga Muhammadiyah, Aisyiyah, organisasi otonom, dan Amal Usaha Muhammadiyah yang diserahkan langsung ke posko pengungsian di SD Negeri 7 Simpang Rimba.

PD Muhammadiyah dan PD Aisyiyah Kabupaten Bangka Barat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Serdang, Kabupaten Bangka Selatan. ANTARA/HO-Humas PDM Bangka Barat.

Ketua PDM Bangka Barat Sarbudiono mengatakan penyaluran bantuan itu bentuk kepedulian sosial sekaligus pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Al-Ma'un.

"Surah Al-Ma'un mengajarkan bahwa keimanan harus diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama. Karena itu, membantu masyarakat yang tertimpa musibah bukan hanya bentuk solidaritas kemanusiaan, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran Islam," katanya.

Gerakan sosial seperti itu perlu terus ditumbuhkan melalui keterlibatan warga persyarikatan dan masyarakat luas.

Ketua PDA Bangka Barat Sapta Mriasri mengatakan penyaluran bantuan secara langsung menjadi kesempatan untuk bertemu dengan masyarakat, mendengarkan kondisi mereka, dan melihat dampak kebakaran di lapangan.

"Bantuan ini sengaja kami antarkan langsung ke posko agar kami bisa berjumpa dengan masyarakat terdampak dan melihat lokasi kebakaran. Dari kunjungan ini, kami ingin mengambil hikmah, mempertebal rasa syukur dan keimanan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama," ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut bagian dari upaya Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Bangka Barat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan serta membantu masyarakat yang menghadapi dampak bencana.

Melalui penghimpunan sedekah dari warga persyarikatan dan amal usaha, kedua organisasi itu berupaya menghadirkan kepedulian sosial dalam bentuk bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kebakaran di permukiman warga Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, terjadi pada Sabtu (10/10),  dengan api diperkirakan mulai menyala sekitar pukul 15.10 WIB di lahan dekat lingkungan permukiman penduduk.

Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk yang kebanyakan material rumah penduduk berupa dinding papan.

Sekitar pukul 21.10 WIB api sudah menghanguskan ratusan rumah. Jumlah rumah warga terdampak kebakaran mencapai 500 unit dengan jumlah penduduk sekitar 2.000 jiwa.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.