Pilu..., Potret Desa Adat Sade di Lombok Dulu Vs Kini yang Hangus Usai Dilalap Api
Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata budaya ikonik di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Desa ini dikenal dengan rumah tradisional suku Sasak yang masih dipertahankan, lengkap dengan bentuk bangunan, tradisi, serta kehidupan masyarakat yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. (detik)
Desa Adat Sade berada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Lokasinya sekitar 10 kilometer dari kawasan Mandalika dan relatif mudah dijangkau dari Bandara Internasional Lombok. (detik)
Keunikan Desa Adat Sade terlihat dari rumah tradisional Suku Sasak yang disebut bale. Bangunannya menggunakan material alami seperti kayu untuk rangka, bambu untuk dinding, serta alang-alang untuk atap. Salah satu ciri khasnya adalah lantai yang dibuat dari campuran tanah liat, sekam padi, dan kotoran sapi atau kerbau. Selain Bale Tani sebagai rumah tinggal, terdapat pula berugak, yakni bangunan panggung terbuka yang digunakan untuk berkumpul, berbincang, atau menerima tamu. (dok. Kemenparekraf)
Masyarakat Sade masih mempertahankan tenun tradisional yang dikerjakan oleh perempuan Sasak sejak usia muda. Wisatawan dapat melihat proses pembuatan kain sekaligus membeli hasil tenun dan berbagai kerajinan yang dibuat warga. Tradisi lain yang juga menarik perhatian wisatawan adalah merariq atau kawin culik, yakni prosesi ketika calon pengantin pria membawa calon pengantin perempuan secara diam-diam sebelum pernikahan dibicarakan dengan keluarga. (Syanti/detikTravel)
Petaka menimpa Desa Adat Sade pada Sabtu malam. Sebanyak 129 rumah terbakar habis hingga hanya menyisakan abu. (Ahmad Subaidi/Antara)
Api melahap rumah-rumah tradisional yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, dan ilalang. Kondisi tersebut membuat kobaran api cepat membesar hingga menghanguskan 129 rumah dan berdampak pada sekitar 320 warga. (Ahmad Subaidi/Antara)
Pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Warga yang terdampak kemudian dievakuasi ke tempat sementara, sedangkan pemerintah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar sebelum masuk ke tahap pemulihan dan rekonstruksi. (Ahmad Subaidi/Antara)
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). (Ahmad Subaidi/Antara)
Pemerintah Provinsi NTB kini menyiapkan langkah pemulihan, termasuk rekonstruksi rumah-rumah adat yang terdampak agar kehidupan masyarakat dan aktivitas wisata di kawasan tersebut dapat kembali berjalan. (Instagram @raffinagita1717)