Piala Dunia 2026 - Mikel Merino sebut kebetulan jadi penentu kemenangan Spanyol

Piala Dunia 2026 - Mikel Merino sebut kebetulan jadi penentu kemenangan Spanyol

Sabtu, 11 Juli 2026 05:22 WIB

Image Print

Gelandang Timnas Spanyol Mikel Merino (uefa.com)

Jakarta (ANTARA) - Gelandang Timnas Spanyol Mikel Merino merendah meski menjadi penentu kemenangan La Roja atas Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, Inglewood, Sabtu.

Merino menilai gol kemenangannya hanya sebuah kebetulan dan setiap pemain memiliki kesempatan mengubah jalannya laga meski masuk sebagai pemain pengganti.

"Itu terlihat seperti kebetulan dan jika Anda masuk dengan penuh persiapan, itu bisa terjadi lagi. Saya sangat senang. Saya ragu hal itu akan terjadi lagi, kita lihat saja nanti," ujar Merino dalam laman FIFA pada Sabtu.

Pemain Arsenal ini sudah dua kali berturut-turut menjadi penentu kemenangan Spanyol pada Piala Dunia 2026 dengan mencetak gol pada menit-menit akhir setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Pada babak 16 besar menghadapi Portugal, Merino baru masuk pada menit ke-85 menggantikan Dani Olmo, namun ia berhasil menjadi penentu kemenangan timnya dengan golnya pada menit 90+1.

Hal serupa dia lakukan lagi terhadap Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Merino baru masuk pada menit ke-86 menggantikan Dani Olmo dan hanya perlu dua menit untuk menciptakan gol kemenangan.

Pemain yang sudah berusia 30 tahun itu mengatakan mimpinya adalah membawa Spanyol kembali juara dunia dan kini hanya tinggal berjarak dua kemenangan lagi.

"Dua pertandingan lagi untuk menjuarai Piala Dunia adalah mimpi yang menjadi kenyataan, semoga kami bisa mencapainya," tutup Merino.

Selama Piala Dunia 2026, Merino selalu tampil dalam enam laga Spanyol yang berbuah dua gol.

Spanyol akan menghadapi Prancis pada semifinal di Stadion AT&T, Arlington, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB.

Pewarta : Aldi Sultan
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.