Pertamina pastikan bantuan masyarakat terdampak gempa tepat sasaran
Kami hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan dukungan yang kami berikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) memastikan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersalurkan secara tepat sasaran melalui peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pengungsian dan distribusi bantuan sesuai kebutuhan warga.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam keterangannya diterima di Jakarta, Senin, menyampaikan dirinya didampingi Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo meninjau sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Manggarai, termasuk Posko Utama Lapangan Barang Kolong, Kecamatan Reok.
Menurut dia, kehadiran Pertamina di lapangan merupakan bentuk kepedulian sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan dukungan yang kami berikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan”, jelasnya.
Bantuan kemanusiaan yang disalurkan BUMN di sektor energi ini meliputi berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari pangan, makanan siap santap, air mineral, obat-obatan dan vitamin, kebutuhan bayi dan perempuan, perlengkapan kebersihan, selimut, tikar, terpal, hingga peralatan memasak.
Ia mengatakan seluruh bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap dan terkoordinasi ke wilayah Reo, Mbay dan Maumere.
Baca juga: Pertamina tambah mobil tangki percepat normalisasi BBM di Flores
Baca juga: IATMI usul pemanfaatan tongkang untuk jadi pelabuhan darurat di NTT
Selain bantuan kebutuhan pokok, melalui Pertamina Patra Niaga perusahaan juga menyalurkan fasilitas pendukung berupa tiga unit toilet portabel lengkap dengan tandon dan pompa air di Reo, 12 tabung Bright Gas 12 kilogram di Maumere, serta 250 paket makanan siap santap di Desa Nggolombay untuk mendukung operasional dapur umum dan kebutuhan harian para pengungsi.
Di sela rangkaian aksi kemanusiaan tersebut, pihaknya juga melakukan upacara peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Fuel Terminal Reo.
Upacara berlangsung di tengah suasana pemulihan pascagempa, dengan para Perwira Pertamina tetap menjalankan tugas menjaga kelancaran operasional distribusi energi bagi masyarakat.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (16/8), menyampaikan berdasarkan update kondisi operasional per Sabtu (15/8), dari total 52 SPBU di wilayah Flores, sebanyak 32 unit telah beroperasi dan 20 SPBU lainnya masih belum beroperasi, karena terdampak bencana.
Menurut dia, kondisi operasional SPBU bersifat dinamis dan terus dipantau sesuai perkembangan di lapangan.
Baca juga: Pertamina salurkan bantuan kepada 700 warga terdampak gempa di NTT
Baca juga: Pertamina berangkatkan 11 mobil tangki BBM dari Bima untuk Flores
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.