◐

Persebaya Masih Punya PR Besar, Dua Kali Tertinggal di Kandang Sendiri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:21 WIB

VIVA –  Persebaya Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi setelah gagal mengamankan kemenangan saat menjamu PSS Sleman pada pekan kelima Super League 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, 18 Oktober 2026, Bajul Ijo harus dua kali mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya terhindar dari kekalahan.

Baca Juga

Persebaya memang mampu menyelamatkan satu poin berkat penampilan Miguel Pereira yang mencetak dua gol. Namun, situasi tersebut sekaligus memperlihatkan persoalan yang perlu menjadi perhatian tim asuhan Bernardo Tavares, terutama ketika menghadapi lawan yang mampu memanfaatkan peluang di tengah tekanan tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua kali tertinggal dalam satu pertandingan menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Terlebih, Persebaya tampil di kandang sendiri dan berusaha mengendalikan permainan sejak awal laga.

Baca Juga

Persebaya Kesulitan Menjaga Keseimbangan Permainan

Persebaya berusaha mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Sejumlah peluang sempat diciptakan, termasuk melalui Jefferson Silva pada menit-menit awal. Akan tetapi, tekanan yang dibangun tuan rumah belum langsung menghasilkan gol.

Baca Juga

Sebaliknya, PSS Sleman justru mampu memanfaatkan kesempatan untuk membuka keunggulan lebih dahulu melalui Melvyn Lorenzen pada menit kesembilan. Gol tersebut membuat Persebaya harus mengubah pendekatan permainan demi mengejar ketertinggalan.

Bajul Ijo akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Miguel Pereira pada menit ke-36. Gol itu mengembalikan harapan tuan rumah untuk mengendalikan pertandingan, sekaligus membawa kedua tim memasuki jeda dengan skor imbang.

Namun, persoalan Persebaya kembali terlihat setelah babak kedua dimulai. Ketika tuan rumah berusaha menambah gol, PSS justru kembali menemukan celah untuk mencetak gol.

Hiromu Tanaka membawa tim tamu kembali unggul pada menit ke-61 melalui tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Persebaya pun kembali berada dalam situasi yang sama seperti pada babak pertama, yakni harus mengejar ketertinggalan di hadapan pendukungnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Bernardo Tavares. Selain membangun serangan, Persebaya perlu menjaga keseimbangan antara agresivitas di lini depan dan kewaspadaan ketika menghadapi serangan balik maupun peluang lawan.

Miguel Pereira Jadi Penyelamat Bajul Ijo

Halaman Selanjutnya

Di tengah kesulitan tersebut, Miguel Pereira tampil sebagai pemain yang menjaga Persebaya tetap mendapatkan poin. Penyerang itu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-36 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa tambahan waktu babak kedua.