Permata Bank Bidik Fee Based Income dari Transaksi Permata KKI
ILUSTRASI. Permata Bank (Dok/Dok Permata Bank)
Reporter: Aura Putri | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) melihat peluang peningkatan pendapatan berbasis komisi atau fee based income seiring meningkatnya penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI).
Group Head Consumer & SME Lending Permata Bank Haryanto mengatakan, peningkatan transaksi menggunakan Permata KKI melalui QRIS berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan berbasis komisi perseroan.
Baca Juga: IBMA Diharapkan Mampu Mendongkrak Pertumbuhan Kelolaan Emas Hingga Dua Digit
"Penggunaan transaksi di QRIS dengan sumber dana Permata KKI yang semakin meningkat tentu juga akan memberikan dampak kepada pendapatan fee based income bagi bank," ujar Haryanto kepada KONTAN, Kamis (20/8/2026).
Meski melihat adanya peluang tersebut, Haryanto mengatakan Permata Bank belum menetapkan target perpindahan nasabah tertentu pada tahap awal peluncuran Permata KKI.
Permata Bank telah meluncurkan Permata Kartu Kredit Indonesia (Permata KKI) yang dapat diakses melalui aplikasi mobile banking Permata ME. Nasabah dapat mengajukan produk tersebut secara langsung melalui aplikasi.
Dari sisi biaya, Permata KKI menawarkan bebas iuran tahunan. Nasabah hanya dikenakan biaya layanan sebesar Rp 10.000 pada bulan ketika kartu digunakan.
"Biaya dari Permata KKI lebih murah dibandingkan kartu kredit lainnya, karena tidak dikenakan biaya iuran tahunan," kata Haryanto.
Peluncuran Permata KKI menjadi bagian dari strategi bank untuk memperluas penggunaan instrumen pembayaran berbasis KKI sekaligus mendorong transaksi digital melalui ekosistem QRIS.
Baca Juga: Asuransi Asei Nilai Bencana Gempa dan Cuaca Ekstrem Berpotensi Tingkatkan Klaim
Kinerja Permata Bank
Di sisi kinerja, PT Bank Permata Tbk mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang semester I-2026.
Bank membukukan laba bersih yang tumbuh 4,5% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan operasional yang naik 3,3% YoY.
Dengan pengembangan produk KKI dan peningkatan transaksi digital, Permata Bank berpeluang memperluas sumber pendapatan berbasis komisi di tengah pertumbuhan transaksi pembayaran digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
- Bank Permata
- Fee Based Income
- Kartu Kredit Indonesia