Perilaku yang Langsung Membuat Seseorang Terlihat Jahat Menurut Ilmu Psikologi
Belinda Safitri | Beautynesia
Jumat, 02 Oct 2026 07:15 WIB
Perilaku yang langsung membuat seseorang terlihat jahat menurut ilmu Psikologi/ Foto: Magnific.com/katemangostar
Kesan pertama seseorang tidak hanya terbentuk dari penampilan atau cara berbicara, tetapi juga dari bagaimana ia memperlakukan orang lain. Beberapa perilaku bahkan dapat membuat seseorang terlihat kejam, terutama jika dilakukan berulang kali.
Namun, Beauties, satu tindakan saja belum tentu cukup untuk menyimpulkan karakter seseorang. Dalam psikologi, konteks, motif, hubungan antarindividu, serta pola perilaku juga perlu diperhatikan.
Dilansir dari Your Tango, kenali sejumlah perilaku yang langsung membuat seseorang terlihat jahat menurut ilmu Psikologi!
1. Sering Membuat Lelucon Menyakitkan

Sering membuat lelucon menyakitkan/ Foto: Magnific.com/wayhomestudio
Bercanda memang menjadi bagian dari interaksi sosial, tetapi ada batas ketika candaan mulai menjatuhkan harga diri orang lain.
Misalnya, seseorang terus menyinggung penampilan, kekurangan, kehidupan pribadi, atau kegagalan orang lain lalu berlindung di balik kalimat “cuma bercanda”. Jika dilakukan berulang kali meski sudah mengetahui bahwa targetnya merasa tidak nyaman, perilaku tersebut dapat menjadi bentuk agresi verbal.
Yang perlu diperhatikan bukan hanya isi leluconnya, tetapi juga respons setelah orang lain menunjukkan keberatan. Seseorang yang mau meminta maaf dan memperbaiki perilakunya tentu berbeda dengan orang yang justru menikmati ketidaknyamanan tersebut.
Jadi, Beauties, jangan buru-buru menilai karakter seseorang hanya dari satu candaan, tetapi perhatikan apakah ada pola merendahkan yang terus berulang.
2. Sengaja Membuat Drama dan Mengadu Domba

Sengaja membuat drama dan mengadu domba/ Foto: Magnific.com/yanalya
Konflik dalam hubungan sosial sebenarnya merupakan hal yang wajar. Namun, situasinya berbeda ketika seseorang sengaja menyebarkan informasi, gosip, atau cerita yang dipelintir agar orang lain berbalik melawan seseorang. Perilaku seperti ini dapat menciptakan drama sekaligus membuat target berpotensi terisolasi dari lingkungan sosialnya.
Manipulasi semacam itu juga dapat membuat orang lain mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum tentu lengkap atau benar. Karena itu, sebelum ikut dalam konflik atau mempercayai cerita tentang seseorang, ada baiknya kamu periksa kejelasan informasi tersebut. Ingat bahwa pola mengadu domba yang terus dilakukan dapat menjadi tanda adanya relasi sosial yang tidak sehat.
3. Senang Melihat Orang Lain Susah

Senang melihat orang lain susah/ Foto: Magnific.com/magnific
Schadenfreude merupakan istilah untuk menggambarkan rasa senang yang muncul ketika melihat orang lain mengalami kesusahan. Perasaan seperti ini bisa muncul dalam situasi tertentu, misalnya ketika seseorang merasa sedang berkompetisi atau memiliki hubungan yang buruk dengan orang yang mengalami kegagalan. Jadi, memiliki perasaan sesaat tersebut tidak otomatis berarti seseorang memiliki karakter buruk.
Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana seseorang bertindak setelah melihat orang lain mengalami kesulitan. Jika ia terus mengejek, merendahkan, atau bahkan sengaja memperburuk keadaan tanpa menunjukkan kepedulian, itu tandanya orang tersebut benar-benar memiliki watak jahat.
4. Sengaja Mempermalukan Orang Lain di Depan Umum

Mempermalukan orang lain/ Foto: Magnific.com/magnific
Menjadikan seseorang bahan tertawaan di depan banyak orang mungkin dianggap lucu oleh pelakunya, tetapi belum tentu demikian bagi orang yang menjadi sasaran. Mempermalukan orang lain dengan sengaja dapat membuat korban merasa tertekan, tidak nyaman, atau kehilangan rasa percaya diri, terutama ketika dilakukan di hadapan orang-orang yang dikenalnya.
Sebuah studi pada 2016 membahas berbagai alasan seseorang mempermalukan orang lain, termasuk keinginan untuk merasa lebih unggul, mendapatkan perhatian sosial, mengurangi ketidaknyamanan pribadi, atau mengekspresikan kemarahan. Namun, konteks secara utuh tetap penting diperhatikan karena tak jarang sikap mempermalukan tersebut motifnya justru berawal dari sikap sang korban sendiri.
5. Melakukan Intimidasi untuk Mengontrol Orang Lain

Mengintimidasi orang lain untuk mengontrolnya/ Foto: Magnific.com/Azerbaijan_stockers
Keinginan untuk mengontrol orang lain bisa terlihat dari berbagai bentuk, mulai dari memberikan ultimatum, melarang seseorang bertemu dengan orang tertentu, hingga menggunakan intimidasi agar keinginannya dituruti. Dalam hubungan dekat, perilaku seperti meminta pasangan selalu meminta izin atau berusaha menjauhkan sahabat dari lingkungan sosialnya dapat menjadi tanda adanya masalah dalam batasan hubungan.
Perilaku mengontrol sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk rasa tidak aman, kebutuhan akan keteraturan, atau adanya pengalaman buruk yang terjadi sebelumnya. Studi tahun 2019 juga membahas bahwa sebagian orang dapat memandang kontrol sebagai cara mempertahankan kekuasaan dan dominasi. Nah, kalau kamu terus-menerus diperlakukan seperti itu tanpa alasan jelas hingga mengganggu kenyamanan, jangan ragu untuk menghindar atau bahkan memutuskan hubungan dengan sang pelaku.
Jadi, itulah beberapa perilaku yang langsung membuat seseorang terlihat jahat menurut ilmu Psikologi. Pada akhirnya, seseorang tidak bisa dinilai hanya dari satu tindakan atau kesalahan sesaat ya, Beauties. Penting untuk melihat kejadian secara utuh sebelum menentukan seseorang benar-benar bermaksud jahat atau tidak.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
- 5 Karakter Zodiak Libra yang Membuatnya Terlihat Unik
- Tes Kepribadian: Hewan Apa yang Pertama Kali Terlihat? Ungkap Sisi Tersembunyimu!
- 5 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Warna Ungu
(ria/ria)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.