Pemprov Jabar memberi uang tunggu untuk korban selamat Kapal KM Virgo - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemprov Jabar akan memberikan uang tunggu bagi korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Setiap korban selamat disebut bakal menerima uang tunggu Rp7 juta.

"Rinciannya Rp2 juta untuk tiket pesawat pulang, Rp1 juta untuk bekal selama di sana, Rp4 juta untuk keluarga di rumah karena mereka kehilangan uang di kapal hasil kerja selama satu bulan," kata Dedi di Bandung, Selasa.

Dikabarkan sejauh ini, sebanyak 12 korban selamat dari kapal nahas tersebut yang merupakan warga Jawa Barat, mereka terdiri dari 11 orang asal Kabupaten Garut dan satu orang warga Cianjur.

Para korban kini berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Kami sampaikan informasi bahwa korban yang berasal dari Kabupaten Garut jumlahnya 22 orang, 11 belum ditemukan sampai saat ini, yang 11 dalam keadaan selamat dan berada di Kota Banjarmasin, dan 1 orang warga Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Dedi juga menyatakan apabila terdapat korban meninggal dunia, dia pun akan memberikan uang duka kepada ahli waris sebesar Rp25 juta per korban.

"Untuk keluarga yang nanti pada akhirnya dinyatakan meninggal, setelah seluruh evakuasi dinyatakan berakhir, kami menyiapkan masing-masing 25 juta per korban untuk ahli warisnya," ucapnya.

Ia mengapresiasi para pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan korban. Ia juga berharap kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 menjadi insiden terakhir dan tidak ada lagi peristiwa serupa.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih, semoga peristiwa ini menjadi peristiwa yang terakhir, tidak boleh lagi ada terjadi kecelakaan kapal di Indonesia," tutur Dedi.

Baca juga: Kisah haru Akmal asal Garut, bertahan hidup 9 jam usai Kapal KM Virgo Transport 8 tenggelam
Baca juga: Warga berharap korban insiden KM Virgo yang hilang segera ditemukan
Baca juga: 23 warga Garut jadi korban kecelakaan kapal KM Virgo: berikut daftar namanya!

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.