Pemprov Bengkulu tingkatkan kewaspadaan potensi karhutla - ANTARA News Bengkulu
Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memperkuat langkah pencegahan bersama jajaran terkait.
"Kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan apel bersama dengan Polda Bengkulu sebagai antisipasi ancaman El Nino, ya di Provinsi Bengkulu ini termasuk juga kita antisipasi terhadap kebakaran hutan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Rabu.
Herwan mengatakan antisipasi karhutla menjadi bagian dari langkah pemerintah menghadapi kondisi yang dapat meningkatkan potensi kebakaran di wilayah Bengkulu.
Menurut dia, sejumlah wilayah yang memiliki potensi kebakaran perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan. Pemerintah kabupaten kota lewat BPBD diminta aktif untuk terus memantau potensi titik-titik api.
Selain itu, Herwan menekankan pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
"Kita mengimbau kepada masyarakat kita, terutama yang wilayah-wilayah berdekatan dengan hutan atau lahan untuk tidak asal membakar, melakukan pembakaran, dan menjaga lingkungannya agar terhindar dari kebakaran hutan," ujarnya.
Dia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran di kawasan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, termasuk aktivitas yang dapat menyebabkan api menjalar ke kawasan hutan. Apalagi lahan wilayah gambut di Provinsi Bengkulu areanya juga cukup luas.
Menurut Herwan keterlibatan masyarakat dalam mencegah pembakaran menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko terjadinya karhutla di daerah.
Pemprov Bengkulu juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait sebagai bagian dari upaya menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat muncul.
Herwan mengatakan langkah pencegahan perlu dilakukan sejak awal agar potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan serta tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Sementara, BMKG Provinsi Bengkulu mencatat hingga Rabu 12 Agustus 2026 terdapat enam potensi titik panas di seluruh provinsi berjuluk Bumi Merah Putih itu.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.