Pemkot Bengkulu siagakan PPPK di kelurahan guna tingkatkan PAD - ANTARA News Bengkulu
Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menyiagakan dan menempatkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di setiap kelurahan untuk mendata dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah kota dalam optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dengan memperbarui basis data objek pajak bumi dan bangunan (PBB).
Oleh karena itu, menurut dia, data tersebut perlu diperbarui agar menjadi dasar pengambilan kebijakan bagi pemerintah daerah setempat.
Dengan kehadiran PPPK di setiap kelurahan di Kota Bengkulu, kata dia, dapat membantu melakukan pendataan seluruh objek PBB di lapangan, mulai dari rumah tinggal, perubahan fisik bangunan, hingga lahan kosong yang berpotensi menjadi objek pajak.
"Dengan adanya pembaruan data tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena perkembangan kawasan permukiman di Kota Bengkulu berlangsung cukup pesat, sedangkan database yang dimiliki pemerintah belum sepenuhnya mencerminkan kondisi terbaru," ujarnya.
Sebab, Pemerintah Kota Bengkulu ingin memastikan setiap perubahan bangunan maupun pemanfaatan lahan dapat tercatat secara menyeluruh.
Untuk pendataan yang dilakukan tersebut mencakup rumah yang mengalami penambahan lantai, perubahan luas bangunan, pembangunan rumah baru, hingga lahan kosong yang belum masuk dalam database pemerintah, dan seluruh informasi tersebut akan menjadi dasar pemetaan potensi penerimaan PBB di Kota Bengkulu.
Menurut dia, dilakukannya pembaruan database tersebut bukan untuk bertujuan menambah beban masyarakat, tetapi membangun sistem data perpajakan yang lebih akurat sebagai landasan penyusunan kebijakan daerah.
"Ini bukan semata-mata untuk menaikkan beban masyarakat, tapi untuk melengkapi database pemerintah agar potensi daerah dapat dipetakan secara lebih akurat. Dengan data yang baik, kebijakan yang diambil juga akan lebih tepat sasaran," terang dia.
Baca juga: JPU KPK dakwa Bupati Rejang Lebong nonaktif terima Rp2,52 miliar
Dedy berharap dengan optimalisasi penerimaan PBB menjadi salah satu strategi Pemkot Bengkulu menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.
Untuk itu, pemerintah kota setempat dituntut semakin kreatif menggali sumber-sumber pendapatan melalui pengelolaan pajak yang tertib, transparan, dan berbasis data.
Dengan adanya pembaruan database tersebut, Pemkot Bengkulu berharap penerimaan daerah dapat meningkat sekaligus menciptakan sistem administrasi perpajakan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh wajib pajak di Kota Bengkulu.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.