◐

Pemkab Temanggung: Pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat

Pemkab Temanggung: Pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 07:20 WIB

Image Print

Peserta menguji daya, tenaga dan kecepatan sepeda motor menggunakan alat dynometer saat gelar Miphasar Malem di Kampus 2 SMK Bhumi Phala Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026). Sedikitnya 1.400 siswa SMK mengikuti gelar seni dan kreasi yang meliputi vokal solo, gitar solo, kreasi musik tradisi, tari, monolog, lomba poster, lomba ilustrasi komik, baca puisi, cipta puisi, menulis cerpen, jurnalistik, kriya, film pendek, cipta lagu, fotografi, serta kontes motor sebagai ajang membangkan seni dan kreativitas. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/nz (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)

Temanggung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Temanggung terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui berbagai program pelatihan guna membuka peluang kemandirian ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung.

Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, Kamis, mengatakan, berbagai pelatihan tersebut meliputi bidang kuliner, mebel, pengelasan, hingga perbengkelan yang dilaksanakan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dengan dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Rp300 juta.

Ia menyampaikan hal tersebut usai menutup kegiatan pelatihan berdasarkan unit kempetensi program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja DBHCHT tahun 2026.

"Ini ikhtiar kita untuk menambah keahlian anak-anak kita melalui DBHCHT. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini mereka bisa mandiri dan membuka usaha secara mandiri," katanya.

Menurut dia, peningkatan keterampilan masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta pelatihan, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Temanggung.

"Dengan memiliki keahlian, mereka diharapkan bisa menambah pendapatan dan pada akhirnya ini akan mendorong perekonomian di Kabupaten Temanggung," katanya.

Selain pelatihan keterampilan, katanya BLK Temanggung juga mulai mengenalkan teknologi pertanian hidroponik sebagai salah satu inovasi untuk mendukung pengembangan sektor hortikultura.

Pengembangan hidroponik tersebut sejalan dengan pembangunan greenhouse di sejumlah titik yang mulai dilakukan tahun ini. Pengenalan teknologi hidroponik di BLK menjadi bagian dari upaya mendorong munculnya petani milenial di Kabupaten Temanggung.

"Mulai tahun ini kita sudah mulai membangun greenhouse di beberapa titik. Ini menjadi pengenalan pertama di BLK dan harapannya dapat membangkitkan para petani milenial,” katanya.

Menurur dia, teknologi hidroponik dinilai dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan sekaligus memberikan peluang pengelolaan budidaya tanaman yang lebih terkontrol.

Melalui teknologi tersebut, budidaya tanaman tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi cuaca konvensional karena sejumlah faktor lingkungan dapat diatur sesuai kebutuhan tanaman.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.