Pemkab Malang optimalkan Migrant Center perkuat pembekalan CPMI - ANTARA News Jawa Timur

Malang Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur berkomitmen mengoptimalkan keberadaan Malang Migrant Center guna memperkuat pembekalan kepada Calon Pekerja Migran (CPMI) asal daerah itu.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Tri Darmawan di Malang, Jumat, mengatakan, pola pembekalan yang telah dijalankan dari daerah akan dilakukan sinkronisasi dengan mekanisme dari Malang Migrant Center.

"Kami setiap hari sudah mengedukasi CPMI sebelum mereka berangkat dan dengan Migrant Center ini tentu akan membuat materi pembekalan semakin lebih luas lagi, bahkan mungkin sampai bisa mengembangkan usaha," kata Tri.

Data dari Disnaker Kabupaten Malang menyatakan pada 2024 tercatat PMI asal wilayah setempat mencapai 10.289 orang. Sedangkan, pada 2025 jumlah PMI sebanyak 8.325 orang, dan hingga Juli 2026 PMI berjumlah sekitar 2.500 orang.

Ia menyatakan, beberapa hal yang menjadi fokus pembekalan CPMI, meliputi kemampuan bahasa, budaya hidup dan kerja di luar negeri, literasi keuangan, hingga pendampingan psikologi.

Selain itu, penguatan pembekalan juga menyasar pada peningkatan pemahaman para CPMI tentang legalitas, administrasi, dan asuransi kesehatan, serta keselamatan kerja.

Menurut dia, berbagai materi yang diberikan agar para CPMI asal Malang benar-benar memiliki pengetahuan sehingga akan lebih mudah melakukan proses adaptasi hidup, kebiasaan, dan pola kerja di negara penempatan.

Tri tak memungkiri bahwa menjalani aktivitas bekerja di luar negeri begitu berbeda dengan ketika para CPMI berada di daerah asal, sehingga dibutuhkan kesiapan matang sebelum penempatan dan pemberangkatan ke negara tujuan.

"CPMI ini harus tahu hak dan kewajibannya, makanya ada edukasi termasuk mengantisipasi scam atau penipuan di media sosial," ujarnya.

Lewat strategi tersebut Disnaker Kabupaten Malang menegaskan bahwa pembekalan tidak hanya ditujukan mempersiapkan PMI berkompeten tetapi membuat mereka berdaya saat nantinya kembali pulang ke Malang.

Sebagaimana diketahui, Malang Migrant Center diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, pada Rabu (26/8).

Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.