Pemkab Lombok Tengah meningkatkan literasi wujudkan pendidikan bermutu
Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan seminar pembangunan manusia dalam rangka mempercepat peningkatan capaian literasi dan numerasi guna mewujudkan pendidikan berkualitas.
"Literasi dan numerasi merupakan dua hal kompetensi dasar fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan berkualitas," kata Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah HM Nursiah saat membuka acara seminar pembangunan manusia di Lombok Tengah, Kamis.
Ia mengatakan literasi tidak hanya diartikan kemampuan membaca dan menulis, tetapi mencakup memahami dan menggunakan informasi di berbagai kehidupan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
"Para pengawas atau tenaga pendidik diberikan kepercayaan untuk mengelola urusan pendidikan, sehingga indeks pembangunan manusia bisa lebih baik,'' katanya.
Ia mengatakan kemampuan numerasi memegang peran penting untuk membentuk pola pikir logis, kritis, dan sistematis pada murid atau pelajar.
"Numerasi ini diharapkan dapat mewujudkan pendidikan karakter, hubungan guru dengan murid harus ditingkatkan," katanya.
Berdasarkan data 2025 angka literasi pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mencapai 37,90 persen dan angka numerasi PAUD mencapai 37,30 persen. Sedangkan angka literasi untuk sekolah dasar (SD) mencapai 54 persen dan angka numerasi SD mencapai 46 persen.
Baca juga: Pemkab Lombok Tengah meningkatkan layanan perlindungan ASN
"Capaian ini artinya masih rendah, sehingga dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama dalam meningkatkan literasi dan numerasi," katanya.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Baperinda Lombok Tengah Taufikurrahman mengatakan kegiatan ini dilaksanakan satu hari dan diikuti oleh para pengawas sekolah jenjang SD dan SMP.
Selain itu kegiatan ini dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pengawas sekolah dan melakukan identifikasi persoalan yang dihadapi dalam melaksanakan peningkatan literasi dan numerasi di Lombok Tengah.
"Tujuan juga untuk menyusun langkah strategis dalam memperkuat peran pengawasan dalam pendidikan Sekolah dasar," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026