◐

Pemkab Kudus pastikan mayoritas proyek fisik sesuai rencana

Pemkab Kudus pastikan mayoritas proyek fisik sesuai rencana

Kamis, 24 September 2026 00:19 WIB

Image Print

Proyek drainase di Jalan Bhakti Kudus, Jawa Tengah, sebagai salah satu proyek prioritas untuk mengatasi permasalahan genangan di berbagai wilayah di Kabupaten Kudus, Rabu (23/9/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memastikan mayoritas proyek pembangunan fisik yang dikerjakan tahun 2026 berjalan sesuai rencana, sedangkan yang masih mengalami keterlambatan segera dipercepat agar rampung sesuai target yaitu akhir tahun 2026.

"Hasil evaluasi, semua organisasi perangkat daerah (OPD) melaporkan proyek fisik sudah jalan. Tetapi, masih ada minus-minus karena sejumlah pekerjaan dengan progres di bawah target. Mereka juga sudah dikumpulkan untuk melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Rabu.

Menurut dia, OPD yang memiliki pekerjaan dengan progres di bawah target telah diminta melakukan percepatan. Setiap OPD juga diminta menyampaikan kendala yang dihadapi sekaligus solusi agar pekerjaan kembali sesuai jadwal.

Sam'ani optimistis seluruh proyek fisik yang telah direncanakan dapat diselesaikan hingga Desember 2026. Pemkab Kudus juga terus memantau perkembangan penyerapan anggaran hingga akhir tahun.

Terkait dengan penyerapan anggaran, menurut dia, progres fisik dan penyerapan anggaran tidak selalu berada pada angka yang sama. Penyerapan keuangan mengikuti perkembangan pekerjaan di lapangan dan tidak boleh melampaui capaian fisiknya.

"Kami tetap optimistis semua bisa selesai sesuai rencana," ujarnya.

Terkait potensi hujan yang dapat menghambat pekerjaan menjelang akhir tahun, Sam'ani mengatakan pekerjaan yang sangat bergantung pada kondisi cuaca diupayakan dapat diselesaikan lebih awal.

Salah satunya pembangunan "Gedung Kudus Sehat" yang kini memasuki tahap pembangunan lantai atas. Setelah itu, pekerjaan akan masuk tahap finishing yang relatif tidak terlalu terpengaruh kondisi cuaca.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus Harry Wibowo mengatakan sebagian besar pekerjaan fisik yang ditangani dinasnya juga berjalan sesuai perencanaan.

"Ada sekitar 50 titik pekerjaan yang kami tangani. Sebagian besar progresnya sudah tinggi, tetapi memang ada beberapa yang minus sehingga perlu dilakukan percepatan," ujarnya.

Ia mengatakan keterlambatan sejumlah pekerjaan disebabkan berbagai kendala, termasuk adanya penundaan pelaksanaan karena ada agenda kegiatan dari Pemkab Kudus. Evaluasi terus dilakukan untuk mengetahui penyebab dan menentukan langkah penyelesaiannya.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus Anggun Nugroho mengatakan program rehabilitasi 47 gedung sekolah tingkat SD dan SMP yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus mulai berjalan.

"Sejumlah pekerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan, sedangkan lainnya masih dalam proses kontrak. Kami perkirakan akhir November 2026 semua selesai, karena mayoritas pekerjaan ringan yang kebutuhan waktunya antara 60-90 hari," ujarnya.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.