Pemkab Kotim komitmen perkuat daya saing pasar rakyat

Pemkab Kotim komitmen perkuat daya saing pasar rakyat

Jumat, 24 Juli 2026 07:40 WIB

Image Print

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotim Rody Kamislam. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya memperkuat daya saing pasar rakyat melalui peningkatan kualitas fasilitas, pembinaan pedagang, penguatan tata kelola, serta mendorong adaptasi terhadap perkembangan teknologi agar mampu bertahan di tengah persaingan perdagangan modern.

“Pasar rakyat memiliki peran yang sangat penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Karena itu, keberadaannya harus terus diperkuat agar tetap menjadi pilihan masyarakat meski di tengah pesatnya perkembangan perdagangan modern,” kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotim Rody Kamislam di Sampit, Kamis.

Ia menjelaskan pasar rakyat bukan sekadar tempat berlangsungnya aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak masyarakat. Oleh sebab itu, keberlanjutan dan daya saing pasar harus terus dijaga melalui berbagai upaya pembenahan.

Pemerintah daerah memandang perkembangan teknologi dan digitalisasi sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas layanan perdagangan, bukan sebagai ancaman bagi keberlangsungan pasar tradisional.

“Maka dari itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan pasar rakyat melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan tata kelola, pembinaan para pedagang, termasuk mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan perdagangan,” ujarnya.

Ia menambahkan pemanfaatan teknologi diharapkan mampu membantu pedagang memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan efisiensi usaha, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi tanpa menghilangkan karakter khas pasar rakyat.

Baca juga: Pemkab Kotim salurkan 30.000 liter air bersih ke wilayah terdampak kekeringan

Selain peningkatan infrastruktur dan digitalisasi, pemerintah daerah juga terus mendorong terciptanya lingkungan pasar yang bersih, tertib, aman, dan nyaman sehingga mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi masyarakat.

Rody menilai keberhasilan pengembangan pasar rakyat memerlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, pedagang, pelaku usaha maupun pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar berbagai program penguatan pasar dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Pengembangan pasar rakyat tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar pasar semakin maju, memiliki daya saing, sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai lokal yang menjadi identitas daerah,” tambahnya.

Ia optimistis berbagai langkah yang dilakukan pemerintah akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pasar rakyat yang semakin berkualitas diharapkan mampu meningkatkan aktivitas perdagangan, memperkuat sektor UMKM, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harapannya, upaya yang dilakukan secara berkelanjutan ini dapat menjadikan pasar rakyat semakin berkembang, lebih kompetitif, dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” demikian Rody.

Baca juga: Wabup Kotim ajak perkuat kolaborasi lintas pihak untuk majukan pertanian

Baca juga: Kotim berharap segera dapat pinjaman alat pengukur ISPU

Baca juga: Wabup Kotim ajak masyarakat bersatu wujudkan daerah bebas narkoba

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.