Pemkab Jayawijaya tetapkan 12 titik persawahan topang ketahanan pangan

Pemkab Jayawijaya tetapkan 12 titik persawahan topang ketahanan pangan

Selasa, 28 Juli 2026 12:25 WIB

Image Print

Bupati Jayawijaya Atenius Murib diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencanangkan 12 titik lokasi persawahan di daerah setempat guna membantu mewujudkan ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Selasa, mengatakan program persawahan di daerah ini telah ditetapkan untuk dijalankan di 12 titik yang pusatnya di Distrik Usilimo.

“Kami dalam tahun ini telah menetapkan 12 titik lokasi persawahan di Jayawijaya untuk memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional,” katanya.

Menurut dia, secara teknis Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya telah mengatur supaya program persawahan ini dapat berjalan di 12 titik dengan pusatnya pada Distrik Usilimo.

“Sesuai informasi yang diperoleh dari Dinas Pertanian, mereka telah mengatur secara teknis kepada kelompok-kelompok tani yang bersedia mengelola program persawahan di Jayawijaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan program persawahan yang dibagi dalam dua kategori yaitu cetak sawah reguler dan cetak sawah rakyat yang merupakan program dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

“Kami, pemerintah daerah berharap program ini dapat berjalan sebagaimana mestinya, sehingga ketahanan pangan secara nasional dapat terwujud,” katanya.

Selain program persawahan, dalam tahun ini juga pihaknya memiliki program penanaman kopi seluas 400 hektare.

“Kami berharap program persawahan maupun kopi dapat didukung secara maksimal oleh masyarakat, sehingga sasaran utama kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” ujar Bupati Atenius Murib.

Program cetak sawah rakyat di Kabupaten Jayawijaya kurang lebih 700 hektare, sementara program cetak sawah regional 360 hektare.

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026