Pemkab Jayawijaya ajak warga 328 kampung jaga kawasan hutan
Pemkab Jayawijaya ajak warga 328 kampung jaga kawasan hutan
Rabu, 2 September 2026 10:19 WIB
Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Tinggal Wusono. ANTARA/Yudhi Efendi
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mengajak warga di 328 kampung dan empat kelurahan untuk menjaga kawasan hutan sehingga tidak terjadi kebakaran pada musim kemarau saat ini.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Tinggal Wusono di Wamena, Selasa, meminta warga senantiasa menjaga hutan dan lingkungan sehingga tidak terjadi kebakaran.
“Musim kemarau saat ini rumput dan pohon itu mengering sehingga cepat terjadi kebakaran ketika terkena percikan api sekecil apapun. Maka warga harus dapat bersama-sama menjaga dan melindungi hutan dari kebakaran,” katanya.
Menurut dia, kebakaran hutan dapat menyebabkan kabut asap, terganggunya pernapasan, rusaknya hutan sebagai daerah penyangga dari bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
“Untuk itu warga di 328 kampung dan empat kelurahan harus memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga kawasan hutan sehingga tidak terjadi musibah kebakaran yang tak diharapkan,” ujarnya.
Dia menjelaskan selain kawasan hutan, lahan pertanian dan perkebunan harus dijaga bersama-sama dari kebakaran pada musim kemarau.
“Warga juga diimbau untuk tidak membakar rumput di lahan secara sembarangan tanpa diawasi baik karena dapat merembet ke pemukiman warga sehingga terjadi kebakaran yang tidak diinginkan,” katanya.
Dia menambahkan imbauan resmi Pemkab Jayawijaya untuk warga tidak membakar hutan dan lahan telah disampaikan kepada warga melalui 40 kepala distrik di daerah ini.
“Imbauan telah kami sampaikan kepada warga melalui kepala distrik sejak bulan April tahun 2026 setelah adanya informasi dari BMKG mengenai musim kemarau, kemudian diteruskan ke kepala kampung dan lurah untuk ditindaklanjuti sebagai bunyi perintah imbauan tersebut sehingga dapat dilaksanakan bersama,” ujarnya.
Musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan menurut perkiraan BMKG masih berlangsung hingga pertengahan bulan Oktober tahun 2026
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026