Pemkab Gumas imbau sekolah sesuaikan kegiatan pembelajaran akibat karhutla

Pemkab Gumas imbau sekolah sesuaikan kegiatan pembelajaran akibat karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 17:20 WIB

Image Print

Sekda Gumas Richard. ANTARA/HO-Diskominfosantik Gumas.

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mengimbau sekolah di wilayah setempat untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran, menyusul menurunnya kualitas udara akibat kemarau dan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sekretaris Daerah Gumas Richard di Kuala Kurun, Jumat, mengatakan langkah antisipasi yang dimaksud antara lain seluruh warga satuan pendidikan wajib menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

"Apabila berdasarkan pemantauan kondisi lingkungan di sekitar satuan pendidikan terjadi penurunan kualitas udara, satuan pendidikan dapat melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran dan kegiatan lainnya," sambungnya.

Penyesuaian yang dimaksud antara lain meniadakan sementara kegiatan upacara bendera, menyesuaikan atau meniadakan olahraga dan senam bersama di luar ruangan, memindahkan kegiatan pembelajaran dari luar ke dalam ruangan, serta menyesuaikan ekstrakurikuler dengan kondisi kualitas udara dan kesehatan peserta didik.

Ia juga mengimbau peserta didik dan seluruh warga satuan pendidikan untuk menjaga kondisi kesehatan, antara lain dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak konsumsi air putih, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, satuan pendidikan diminta melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing, dengan menggunakan informasi dari sumber resmi sebagai dasar penyesuaian kegiatan pembelajaran dan aktivitas satuan pendidikan.

"Apabila hasil pemantauan menunjukkan kondisi kualitas udara telah membaik dan dinyatakan aman, kegiatan pembelajaran, olahraga, upacara, serta ekstrakurikuler di luar ruangan dapat dilaksanakan kembali seperti biasa," kata Richard.

Baca juga: 289 ASN Pemkab Gumas terima Satyalancana Karya Satya

Sebelumnya, Bupati Gumas Jaya S Monong memimpin rapat Forkopimda di Kuala Kurun, Selasa (18/8). Rapat tersebut membahas kesiapsiagaan dan penanganan karhutla.

Rapat memutuskan status siaga karhutla tetap dipertahankan dan tidak ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat, dengan mengoptimalkan langkah pencegahan serta koordinasi lintas sektor secara terpadu.

Bupati menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat dalam mencegah dan menangani potensi karhutla.

Strategi penanganan meliputi peningkatan patroli, pengawasan area konsesi tambang batu bara, penindakan terhadap pembakaran disengaja, serta pemenuhan logistik dan dukungan kesehatan personel pemadam.

Selain karhutla, pemerintah turut memperhatikan ketersediaan air bersih melalui pemetaan sumber alternatif. Dana operasional BPBD juga dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak dengan koordinasi BPKP dan Inspektorat.

Baca juga: Bupati Gunung Mas sebut HUT ke-81 RI momentum perkuat persatuan

Baca juga: Pemkab Gumas gelar serangkaian kegiatan meriahkan HUT ke-81 RI

Baca juga: PMI Gumas salurkan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan

Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.