Pemkab Bekasi minta warga jaga harmonisasi jelang Pilkades - ANTARA News Megapolitan
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta warganya untuk dapat menjaga harmonisasi dan persaudaraan menjelang pemungutan suara pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak 2026 pada 20 September mendatang meski di berbeda pilihan.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan Pilkades merupakan bagian dari pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin sekaligus arah kebijakan pembangunan desa ke depan.
"Pilkades ini walaupun kita berbeda, tapi kita tetap saudara. Jangan sampai ada perpecahan, karena niat kita semua sama, membangun desa dan mensejahterakan masyarakat," katanya di Cikarang, Senin.
Ia menilai perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi sehingga seluruh calon kepala desa berikut pendukung dan simpatisan perlu menjaga hubungan kekeluargaan selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
Dirinya juga meminta segenap calon kepala desa untuk mengedepankan gagasan serta program saat mengikuti kontestasi pemilihan dan bukan melakukan tindakan yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
"Bertarunglah secara sehat dan bermartabat. Kedepankan visi, misi dan program kerja daripada menyebarkan ujaran kebencian atau hal-hal yang dapat memecah belah persatuan warga," katanya.
Dia turut mengingatkan seluruh calon agar memiliki kesiapan untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, baik ketika memperoleh kemenangan maupun saat belum mendapatkan kepercayaan masyarakat.
"Siap menang dengan rendah hati, siap kalah dengan berjiwa besar. Siapapun nanti yang terpilih adalah pilihan terbaik rakyat yang harus didukung bersama," ucapnya.
"Saat ini rangkaian Pilkades memasuki tahapan penetapan calon kepala desa, kemudian pengundian nomor urut. Selanjutnya ada penetapan DPT dan pada 20 September akan dilaksanakan pemungutan suara," ujarnya.
Dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan di lapangan, penyelenggaraan Pilkades di sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi berjalan kondusif, meskipun terdapat sejumlah dinamika di beberapa desa.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang bersama-sama mengawal setiap tahapan pemilihan mulai dari Forkopimcam, aparat penegak hukum TNI dan Polri, panitia hingga unsur masyarakat terkait lain.
"Walaupun ada beberapa dinamika yang terjadi di desa-desa, berkat bantuan dan dukungan dari semua pihak, alhamdulillah saat ini terus berjalan kondusif," kata dia.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.