Pemkab Banyuwangi gandeng YPA-MDR tingkatkan mutu sekolah - ANTARA News Jawa Timur

Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggandeng Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) meningkatkan mutu sekolah dan kapasitas guru sekaligus kecakapan hidup siswa sejumlah sekolah di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Peningkatan mutu sekolah ini melalui program Pembinaan Sekolah yang akan berlangsung selama lima tahun, dan menyasar penguatan kualitas pendidikan di sejumlah sekolah di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Rabu, menyampaikan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam pengembangan pendidikan menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, dan diharapkan pula program pembinaan tersebut dapat melengkapi berbagai inovasi pendidikan yang selama ini telah dijalankan pemerintah daerah setempat.

"Banyuwangi memiliki banyak program di sektor pendidikan, kami berharap program dari Astra nantinya bisa mengisi ruang-ruang yang belum kami kerjakan, sehingga saling melengkapi dan tidak tumpang tindih," ujarnya.

Selama ini, lanjut Ipuk, Banyuwangi terus mengembangkan berbagai program pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga membangun kepedulian sosial, karakter, kemandirian dan ketahanan keluarga.

Salah satunya, kata dia, melalui program Siswa Asuh Sebaya (SAS), sebuah gerakan kepedulian antarsiswa, di mana siswa yang berkecukupan secara ekonomi membantu siswa yang kurang mampu ekonominya.

Menurut Ipuk, Pemkab Banyuwangi juga terus menguatkan Gerakan Daerah Entaskan Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang berupaya memastikan anak-anak yang sempat putus sekolah dapat kembali mengenyam pendidikan.

"Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk pengembangan pendidikan di Banyuwangi, karena pendidikan adalah kunci bagi pengembangan daerah," katanya.

Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim menjelaskan bahwa program Pembinaan Sekolah akan difokuskan pada empat pilar, yakni akademik, karakter, seni budaya, dan kecakapan hidup.

Menurutnya, pada aspek akademik, kepala sekolah, guru, dan siswa akan mendapatkan pelatihan serta pendampingan mulai penguatan kemampuan literasi dan numerasi hingga pemanfaatan internet dan teknologi digital dalam pembelajaran.

"Melalui pendampingan di empat pilar tersebut, kami berharap dapat mewujudkan generasi muda yang kompeten secara akademik, berkarakter baik, memiliki bekal kecakapan hidup, sekaligus memiliki kepedulian terhadap seni dan budaya lokal," kata Gunawan.

Informasi diperoleh, pada tahun ini ada sebanyak 10 sekolah dasar (SD) di Banyuwangi akan mendapatkan pembinaan YPA-MDR, dan sekolah tersebut berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, dan Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.