Pelatihan Kemasan Ramah Lingkungan Tingkatkan Daya Saing IKM Kaltara

Pelatihan Kemasan Ramah Lingkungan Tingkatkan Daya Saing IKM Kaltara

Senin, 27 Juli 2026 20:54 WIB

Image Print

Para pelaku IKM dan UMKM Kaltara mengikuti pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan yang diselenggarakan Disperindagkop UKM Kaltara di Rumah Kemasan, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Senin (27/7/2026). (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tingkatkan daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kaltara melalui pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku IKM dalam menghasilkan kemasan produk yang menarik, berkualitas, serta ramah lingkungan sehingga mampu meningkatkan daya saing di pasar,” ujar Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto di Rumah Kemasan, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Senin.

Menurutnya, kemasan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pemasaran sebuah produk.

“Kemasan sangat menentukan di pasar. Produk yang dikemas dengan baik akan lebih menarik perhatian konsumen dan meningkatkan minat untuk membeli,” katanya

Karena itu, kata Denny, memberi pemahaman terkait pentingnya kemasan produk melalui pelatihan membuat kemasan ramah lingkungan kepada pelaku IKM dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting.

“Sebab itulah Pemprov Kaltara melalui Disperindagkop UKM (Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) menggelar pelatihan kemasan ramah lingkungan ini,” tuturnya.

Dalam pelatihan ini, lanjutnya, Pemprov Kaltara juga bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

“Kita juga menghadirkan instruktur dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJI-KB) Yogyakarta,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan dan meningkatkan kualitas produk IKM dan UMKM Kaltara, kata Denny, Pemprov Kaltara telah menyediakan Rumah Kemasan sebagai fasilitas pembinaan bagi pelaku IKM dan UMKM.

Tentu, lanjut Sekprov Kaltara, Rumah Kemasan yang telah disediakan merupakan modal penting yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Melalui fasilitas Rumah Kemasan ini, pelaku usaha dapat belajar menghasilkan kemasan yang memiliki daya saing sehingga produk lokal mampu naik kelas," ujarnya.

Selain memperkuat kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan hingga membantu pemasaran produk, kata Sekprov Kaltara lagi, Pemprov Kaltara juga berencana mengusulkan pembangunan Balai Sertifikasi kepada Kementerian UMKM sebagai upaya melengkapi ekosistem pengembangan usaha di Kaltara.

Keberadaan Balai Sertifikasi menurutnya mempermudah pelaku IKM serta UMKM memperoleh sertifikasi dan legalitas produk yang menjadi syarat penting dan utama untuk memperluas akses pasar.

“Karena itu kami mengusulkan pembangunan Balai Sertifikasi ke pemerintah pusat agar kebutuhan tersebut dapat difasilitasi di Kaltara," tuturnya.

Melalui pelatihan ini, tambahnya, pelaku IKM diharapkan mampu memanfaatkan Rumah Kemasan secara optimal.

“Manfaatkan Rumah Kemasan ini dan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk, serta menghasilkan kemasan yang mampu menarik minat konsumen sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov Perkuat Langkah Percepatan Pembangunan Jalan Perbatasan Krayan
Baca juga: Pemprov Kaltara Perkuat Koordinasi Penanganan Jalan Perbatasan Krayan Bersama Pemerintah Pusat

Pewarta : Agus Salam
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.