PAM Bandarmasih perkuat kesiapan intake hadapi puncak musim kemarau - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarmasin (ANTARA) - PAM Bandarmasih, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memastikan kondisi intake air baku tetap optimal menghadapi puncak musim kemarau agar proses produksi hingga distribusi air kepada pelanggan tidak terganggu meski terjadi penurunan debit air di sejumlah sumber.
Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi di Banjarmasin, Selasa, melakukan peninjauan langsung ke Intake Pematang, Intake Sungai Tabuk, dan Intake Sungai Bilu untuk mengecek kondisi sumber air baku sekaligus memastikan seluruh fasilitas pendukung beroperasi secara maksimal.
Zulbadi mengatakan peninjauan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni kuantitas air baku, kualitas air, serta kesiapan peralatan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau.
"Kami memastikan level air baku masih mencukupi, kualitasnya tetap layak diolah, dan seluruh sistem perpompaan maupun kelistrikan berfungsi optimal agar pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu," ujarnya.
Dia menjelaskan pemantauan kuantitas dilakukan dengan mengukur kondisi sungai dan saluran irigasi sebagai sumber air baku, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi lebih dini apabila terjadi penurunan debit air akibat kemarau.
Selain itu, kualitas air juga menjadi perhatian, terutama di Intake Sungai Bilu yang berpotensi terdampak intrusi air laut ketika debit sungai menurun.
"Untuk itu, kami terus mengawasi kemungkinan intrusi air laut agar kualitas air baku tetap memenuhi syarat untuk diproses menjadi air bersih," kata Zulbadi.
Pemeriksaan juga mencakup kesiapan sistem pompanisasi, jaringan kelistrikan, dan fasilitas pendukung lainnya yang berperan penting dalam mengalirkan air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
Menurut Zulbadi, keandalan pasokan listrik menjadi faktor yang sangat menentukan keberlangsungan seluruh proses produksi air bersih, mulai dari pengambilan air baku hingga pendistribusian ke masyarakat.
Karena itu, PAM Bandarmasih berharap PT PLN (Persero) memberikan prioritas pasokan listrik bagi seluruh fasilitas vital perusahaan, khususnya intake dan booster.
"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami berharap pasokan listrik ke fasilitas vital PAM Bandarmasih dapat menjadi prioritas, terutama selama musim kemarau, sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal," ujar Zulbadi.
Langkah antisipatif tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan layanan di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan air baku selama musim kemarau, sekaligus meminimalkan potensi kendala operasional.
PAM Bandarmasih berharap dukungan seluruh pihak, khususnya PLN, agar pasokan listrik tetap andal sehingga proses produksi dan distribusi air bersih kepada masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan serta kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.