Padeljam dorong
Padeljam dorong "sport tourism" lewat lapangan luar ruangan
Jumat, 24 Juli 2026 18:46 WIB
Director of Padeljam Weimpy Adary (kiri) dan Founder NSport sekaligus CEO Importa Nizar Bawazier (kanan) saat menunjukkan fasiiltas Padeljam, di Yogyakarta, Jumat (24/7/2026). ANTARA/Nur Istibsaroh
Yogyakarta (ANTARA) - Penyedia sarana olahraga Padeljam menghadirkan lapangan luar ruangan (outdoor) pertama di Yogyakarta sebagai upaya memperkuat potensi sport tourism dan gaya hidup sehat di daerah tersebut.
"Kami memberikan warna baru dengan menghadirkan sensasi berbeda bagi orang-orang yang ingin bermain di suasana terbuka dengan sirkulasi udara bebas," kata Director of Padeljam Weimpy Adary di Yogyakarta, Jumat.
Untuk fasilitasnya, lanjut Weimpy, ada empat arena outdoor dan satu area indoor yang dilengkapi taman serta fasilitas kafe untuk mendukung aktivitas fisik sekaligus ruang komunal masyarakat.
Ekspansi sarana olahraga raket yang berlokasi di Umbul Permai No.100, Wonorejo, Sinduharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini lahir dari kolaborasi strategis antara Importa Group dan Starcross melalui sub-holding Nata Sport Indonesia (NSport).
Founder NSport sekaligus CEO Importa Nizar Bawazier menyampaikan bahwa investasi ini merespons pergeseran tren anak muda pascapandemi yang menjadikan tempat olahraga sebagai pusat gaya hidup dan sosialisasi.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) DIY RM Gustilantika Marrel menyambut positif hadirnya arena baru tersebut untuk menopang ekosistem olahraga raket di Yogyakarta yang kian dinamis.
Marrel menekankan pentingnya sinergi antar-pemilik arena guna menjaga iklim bisnis tetap sehat, mencegah perang harga, serta memastikan ketersediaan pelatih bersertifikasi.
Ia menambahkan bahwa dengan masuknya Yogyakarta dalam kalender kejuaraan internasional seperti FIP International, ketersediaan lapangan berkualitas tinggi sangat dibutuhkan sebagai rujukan latihan para atlet nasional maupun mancanegara.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026