Niat Kurus, Wanita Ini Cuma Minum Air 2 Minggu hingga Alami Kerusakan Otak

Jakarta -

Demi turun berat badan, wanita di China hanya minum air selama setengah bulan. Beratnya turun 20 kg, tetapi ia justru mengalami kerusakan otak serius!

Keinginan menurunkan berat badan secara cepat membuat seorang wanita di China menjalani pola makan ekstrem. Selama hampir setengah bulan, ia dilaporkan hanya minum air putih tanpa mengonsumsi makanan.

Dilansir dari WeirdKaya (21/08/2026), wanita yang tidak disebutkan namanya itu memiliki tinggi sekitar 160 centimeter dengan berat awal 70 kilogram. Demi mendapatkan tubuh lebih ramping, ia memilih berhenti makan dan hanya mengandalkan air putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara ekstrem tersebut memang membuat berat badannya turun drastis. Dalam waktu hampir setengah bulan, berat badannya berkurang sekitar 20 kilogram. Namun, kondisi kesehatannya justru mulai terganggu.

Ilustrasi  Wanita Cuma Minum Air 2 Minggu hingga Alami Kerusakan OtakIlustrasi Wanita Cuma Minum Air 2 Minggu hingga Alami Kerusakan Otak Foto: Getty Images/

Ia mengalami penurunan daya ingat dan kesulitan berjalan lurus. Cara berjalannya bahkan digambarkan seperti penguin. Kondisi tersebut akhirnya membuatnya menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

Dokter menemukan wanita itu mengalami ensefalopati Wernicke, gangguan serius pada otak akibat kekurangan vitamin B1 atau tiamin.

Menurut dokter, vitamin B1 merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan dalam metabolisme energi otak. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin tersebut sehingga kebutuhan hariannya harus diperoleh melalui makanan.

Cadangan vitamin B1 dalam tubuh juga terbatas. Karena itu, tidak makan dalam waktu berkepanjangan dapat menghabiskan cadangan vitamin B1 dengan cepat dan berpotensi menyebabkan kerusakan sel saraf di otak.

Selain gangguan daya ingat dan kesulitan berjalan, ensefalopati Wernicke dapat menimbulkan kebingungan, hipotermia, penglihatan ganda, gangguan otot mata, detak jantung cepat, hingga tekanan darah rendah.

Dokter turut mengingatkan bahwa penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat bukan berarti seluruh lemak tubuh berhasil berkurang. Berat yang hilang juga dapat berasal dari cairan dan massa otot.

Ilustrasi  Wanita Cuma Minum Air 2 Minggu hingga Alami Kerusakan OtakIlustrasi Wanita Cuma Minum Air 2 Minggu hingga Alami Kerusakan Otak Foto: Getty Images/

Diet ekstrem berkepanjangan juga berpotensi menurunkan tingkat metabolisme basal sehingga berat badan lebih mudah kembali naik ketika pola makan normal diterapkan.

Untuk menurunkan berat badan, dokter menyarankan cara yang lebih aman dan efektif melalui pola makan seimbang serta olahraga secara rutin, bukan dengan berhenti makan dalam waktu lama.

(sob/adr)