Ngaku Disekap Padahal Direhab, Kakak ke Aron Ashab: Jangan Sampai Rahasia Besar Lo Gue Bongkar!
Senin, 19 Oktober 2026 - 04:06 WIB
Jakarta, VIVA – Pengakuan aktor sekaligus kreator konten Aron Ashab yang mengaku menjadi korban penculikan dan penyekapan mendadak menuai kontroversi. Sang kakak, Gamyla Ashab, justru membantah cerita tersebut dan menyebut adiknya bukan disekap, melainkan menjalani rehabilitasi akibat masalah ketergantungan alkohol.
Baca Juga
Polemik ini mencuat setelah Aron mengunggah pengakuan mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya pada 14 Oktober 2026. Ia mengklaim menjadi korban penculikan bayaran yang melibatkan sejumlah orang yang disebutnya sebagai “preman penunggang agama”.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Aron juga mengaku mengalami kekerasan selama berada dalam penyekapan. Ia menyebut dirinya dikurung, dipukuli, hingga dipaksa melakukan hal-hal tertentu.
Baca Juga
“Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu, dan ga fikir panjang kalo kali ini yang dia ‘garap’ itu gw. Basically you chose the wrong motherfucker to mess with this time,” tulis Aron Ashab dalam keterangan unggahannya di Instagram.
Namun, cerita yang disampaikan Aron tersebut langsung mendapat bantahan dari Gamyla. Melalui Instagram Story, sang kakak memberikan versi berbeda mengenai kejadian yang dialami adiknya.
Baca Juga
Gamyla menyebut Aron bukan dipenjara atau menjadi korban penculikan seperti yang diklaim. Menurut Gamyla, adiknya menjalani rehabilitasi karena masalah ketergantungan alkohol.
Tak hanya membantah, Gamyla juga meluapkan kekesalannya terhadap perilaku Aron. Ia bahkan melontarkan peringatan keras agar sang adik tidak terus membuat kegaduhan di media sosial.
“Kesabaran gue ada batasnya. Jangan sampai rahasia besar lo, gue bongkar! Kalau enggak mau diangkut lagi, bertobat dan berkarya yang benar. Enggak usah drama!!!” tutur Gamyla.
Kakak Aron Ashab Bongkar Masalah Alkohol
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gamyla kemudian mengungkap sejumlah persoalan yang menurutnya selama ini membebani keluarga. Ia menuding kebiasaan Aron mengonsumsi minuman keras telah menimbulkan masalah bagi orang-orang terdekatnya.
Salah satunya berkaitan dengan kebiasaan Aron memesan minuman melalui pengemudi ojek online yang disebut tidak dibayar. Gamyla mengklaim keluarga akhirnya harus turun tangan untuk melunasi tagihan tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Setiap hari mabuk dan pesan minuman sama abang g*jek tapi tak dibayar. Terpaksa keluarga yang bayar,” lanjutnya.