Nelayan Anambas peroleh pembagian bendera Merah Putih dan bansos - ANTARA News Megapolitan

Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau, membagikan 100 lembar bendera Merah Putih dan 50 paket bantuan sosial kepada nelayan sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakapolres Kepulauan Anambas Kompol Shallahuddin dikonfirmasi dari Natuna, Sabtu, mengatakan pembagian bendera Merah Putih dan bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat pesisir sekaligus mengajak warga menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 RI.

Menurut dia, peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momentum untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan dipusatkan di Perairan Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan, pada Sabtu. Bendera Merah Putih yang dibagikan memiliki berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga sedang, untuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat penerima.

"Merah Putih bukan hanya bendera yang berkibar, tetapi simbol perjuangan, persatuan, dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, untuk mengibarkan bendera Merah Putih sebagai wujud kecintaan kepada bangsa," katanya.

Pemasangan bendera di kapal nelayan oleh Polres Kepulauan Anambas di Desa Sri Tanjung pada Sabtu (1/8/2026). ANTARA/HO-Polres Kepulauan Anambas

Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Menurut dia, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para nelayan sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sehingga bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan di Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya.

Pewarta: Muhamad Nurman
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.