MURI sebut tradisi minum Kopi Khop di Aceh Barat layak jadi rekor dunia - ANTARA News Megapolitan
Meulaboh (ANTARA) - Museum Rekor Indonesia (MURI) menyatakan tradisi minum Kopi Khop (minum kopi dengan gelas terbalik) oleh 2026 orang yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di Lapangan Teuku Umar Meulaboh, dinyatakan layak menjadi rekor dunia.
“Kopi Khop ini hanya berasal dari Kota Meulaboh, Aceh, bahkan tidak ditemukan di negara kawasan Asia Tenggara maupun Eropa, kegiatan ini (minum kopi Khop) sangat layak untuk didorong menjadi rekor dunia (The World Record),” kata Direktur Operasional MURI, Awan Rahargo kepada wartawan di Meulaboh, Minggu.
Hal ini ia sampaikan seusai menyaksikan langsung kegiatan minum kopi khas Aceh Barat, yang diikuti ribuan masyarakat pada ajang HUT Kota Meulaboh ke-438.
Awan Rahargo mengatakan MURI akan menyematkan penghargaan tertinggi dalam ajang ini yaitu piagam Rekor Dunia kepada warga masyarakat Kota Meulaboh, Aceh Barat pada Minggu (11/10) malam.
Ia menjelaskan Kopi Khop khas Aceh Barat selama ini diketahui juga telah memperoleh sertifikat dari HAKI ini merupakan identitas serta ikon pariwisata Kota Meulaboh, di mana masyarakat setempat meyakini bahwa berkunjung ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat belum sah rasanya jika belum menikmati Kopi Khop .
Dalam perayaan ini, tradisi "ngopi" yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia sekaligus ajang silaturahmi dan interaksi sosial diangkat melalui salah satu ikon kuliner khas Meulaboh, yaitu Kopi Khop.
Awan menjelaskan sebanyak 2.026 warga masyarakat turut ambil bagian secara massal dengan meminum sajian Kopi Khop, dan menjadikannya rekor penyajian terbanyak di Indonesia.
Awan Rahargo mengatakan ajang minum Kopi Khop khas Aceh Barat ini, diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta semakin memperkuat posisi Kopi Kuph sebagai ikon wisata kuliner unggulan di Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said Fadheil mengatakan pemecahan rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak minum Kopi Khop di Indonesia ini ini tidak hanya sekadar mengejar penghargaan.
“Ajang minum Kopi Khop ini bertujuan untuk memperkenalkan Kupi Khop kepada Indonesia dan dunia internasional agar menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Aceh Barat,” katanya.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan perputaran uang dan mendongkrak ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kopi.
Tarmizi menyatakan setelah sukses mendapatkan hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), pemerintah kini tengah mewacanakan pembangunan tugu Kopi Khop di lokasi yang strategis.
Meski Kopi Khop Aceh Barat telah berhasil meraih rekor MURI dan mendapatkan HAKI, Bupati Tarmizi mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi kopi dan mengatur waktu minum kopi dengan bijak demi kesehatan.
“Jangan minim kopi banyak-banyak, jangan sampai ada warga Aceh Barat yang meninggal dunia gara-gara minum kopi,” kelakar Tarmizi.
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.