MotoGP Mandalika Dongkrak Pesanan Ikan, Penjualan Nelayan NTB Melonjak 10 Kali Lipat |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM — Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 mulai memberikan dampak langsung bagi nelayan Nusa Tenggara Barat (NTB). Permintaan hasil laut dari hotel-hotel di kawasan Senggigi dan Lombok Tengah meningkat tajam. Bahkan, lobster yang sebelumnya dikirim ke Jakarta kini terserap oleh kebutuhan industri perhotelan di Lombok.
Ketua Umum Serikat Nelayan Independen NTB, Hasan Saipul Rizal, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan tersebut sudah dirasakan nelayan sejak sepekan menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 9–11 Oktober 2026.
“Sebelum MotoGP, lobster-lobster kami kirim ke Jakarta. Sejak seminggu lalu kami tidak ada yang mengirim ke Jakarta karena semuanya dikirim ke hotel-hotel di kawasan Senggigi dan Lombok Tengah,” kata Hasan, Sabtu (10/10/2026).
Tidak hanya lobster, permintaan terhadap berbagai komoditas perikanan lainnya juga meningkat. Ikan, cumi-cumi, hingga kerang kini semakin banyak dibutuhkan untuk memenuhi konsumsi tamu hotel selama rangkaian MotoGP berlangsung.
Hasan menyebut peningkatan permintaan tersebut bahkan mencapai berkali-kali lipat dibandingkan kondisi biasanya. Jika sebelumnya satu hotel rata-rata memesan sekitar 50 kilogram ikan, kini permintaan dapat mencapai 500 hingga 600 kilogram per hotel setiap hari.
“Ikan-ikan serta cumi bahkan kerang juga terus diminta untuk kami suplai. Per hotel dulu biasanya hanya meminta sekitar 50 kg ikan, sekarang per order kami bisa kirim 5–6 kuintal per hari. Dan itu per hotel per hari. Ini terasa banget sejak seminggu sebelum MotoGP," ungkapnya.
Meningkatnya penyerapan hasil laut lokal tersebut sejalan dengan upaya Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk mendorong para nelayan dan pelaku usaha daerah dalam rantai pasok industri pariwisata.
Sebelumnya, Iqbal bertemu dengan pelaku industri perhotelan dan restoran di Lombok Tengah, Selasa (6/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, dia mendorong agar para pelaku industri hospitality mengambil produk perikanan lokal di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi selama MotoGP.
Apalagi, potensi perikanan daerah cukup besar. Produksi perikanan NTB pada 2025 mencapai lebih dari 1,2 juta ton. Namun, sebagian produk berkualitas, termasuk lobster, selama ini masih dipasarkan ke luar daerah.
“Dampak MotoGP terhadap perekonomian lokal sangat nyata. Terjadi multiplier effect tidak hanya pada pengelola hotel dan restoran. Tapi juga pada supplier langsung produk-produk perikanan yaitu para nelayan,” kata Lalu Iqbal.